Menu

Mode Gelap
DPRD Barsel Sepakat Kepengurusan Dana Hibah Dikelola pada Dinas Bappeda Ketua Komisi I DPRD Barsel Harapkan Dukcapil Lebih Efektif pada Pemilu Tahun 2023 Mendatang Ingkar Janji, Pemkab HSU Berbalik Arah Tolak Eksekusi Putusan MA Pasar Alabio Jual BBM ke Wadah Jerigen, SPBU PT. Talenta Barito Jaya Disegel Pertamina Orang Ganguan Mental Diamankan Pol PP dan Damkar Kapuas

Uncategorized · 10 Sep 2021 00:00 WIB ·

Uji Coba Pesawat dengan Bahan Bakar Minyak Inti Sawit Sukses


 Uji Coba Pesawat dengan Bahan Bakar Minyak Inti Sawit Sukses Perbesar

 

JAKARTA-Uji terbang pesawat perdana CN235-220 yang memakai bahan bakar campuran minyak inti sawit 2,4 persen dengan nama produk Bioavtur J2.4 sukses dilakukan oleh tim penguji pesawat dari PT Dirgantara Indonesia (Persero).

Manager Proyek Eko Budi Santoso mengatakan uji terbang dilakukan pada ketinggian 10.000 kaki dengan lama terbang 1 jam 20 menit sesuai tes squence di sekitar Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat.

“Hari ini telah dilaksanakan uji terbang pertama pesawat CN 235-220 FTB yang menggunakan bahan bakar bioavtur di engine kanan,” ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Kamis, (9/9) dilansir dari Antaranews.

Eko mengungkapkan uji terbang berjalan sangat baik tanpa ada gangguan mesin. Saat ini, kondisi mesin masih bisa beroperasi secara normal.

Setelah pengujian hari ini, Jum’at besok, tim akan melakukan uji terbang pada ketinggian 16.000 kaki.

“Alhamdulillah test flight perdana lancar dan sukses. Kami belum menganalisa efisiensi bioavtur, umumnya kalau pakai Avtur Jet A-1 per jam sekitar 225-250 liter,” ungkap Eko.

Sementara itu Pilot Tim Penguji Kapten Adi Budi Atmoko mengatakan bahwa uji terbang telah terlaksana 100 persen dengan hasil seluruhnya dalam keadaan normal dan masuk ke dalam limitasi tidak ada engine surge atau flameout.

Dia menjelaskan pengujian diawali start engine kiri dan kanan semua parameter mesin normal, kemudian dilanjutkan taxi dan take-off menuju area uji Sukabumi dengan ketinggian 10.000 kaki.

Tes dilanjutkan dengan melakukan engine parameter test dari flight idle sampai maximum cruise power, semua dalam keadaan normal tidak ada ubnormality.

Kemudian tim juga melakukan pengujian akselerasi dan decelerasi power dengan hasil semua engine data antara kiri dan kanan menunjukkan relatif sama. Artinya, tidak ada perbedaan antara engine kiri yang tangkinya diisi bahan bakar Jet A1 dan kanan yang diisi dengan bioavtur.

“Setelah rangkaian tes dilakukan, engine dimatikan dan setelah diketahui engine dalam keadaan normal, dilaksanakan start engine kembali yang hasilnya bagus sampai engine stabilize lagi,” ujar Adi.

Sumber: Antaranews.

Artikel ini telah dibaca 37 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

DPRD Kapuas Terima dan Setujui Raperda APBD Tahun Anggaran 2021

28 Juni 2022 - 16:26 WIB

Berly Dilantik Jadi Panitera Pengadilan Negeri Muara Teweh

14 Maret 2022 - 10:29 WIB

Panitera PN Muara Teweh saat berpose usai pengambilan sumpah jabatan di PN Muara Teweh.

Karantina Pemilihan Putra Putri Dirgantara Sulut 2022

11 Maret 2022 - 20:07 WIB

Mantan Kepsek di Gunung Timang yang Cabuli Muridnya Dituntut 17 Tahun Penjara

9 Maret 2022 - 21:18 WIB

Kasi Pidum Kejari Barito Utara, Bayu Fermadi.

Pria di Bartim Ditangkap usai Peras dan Ancam Sebar Foto Bugil Seorang Wanita

9 Maret 2022 - 21:00 WIB

Pelaku yang mengancam sebar foto bugil korban saat dihadirkan dalam konferensi pers di Barito Timur.

Jemput Bola, Koramil 03/GP Kodim 0503/JB Akan Gelar Gebyar Vaksinasi

8 Maret 2022 - 20:09 WIB

Trending di Kabar Daerah