Menu

Mode Gelap
DPRD Barsel Sepakat Kepengurusan Dana Hibah Dikelola pada Dinas Bappeda Ketua Komisi I DPRD Barsel Harapkan Dukcapil Lebih Efektif pada Pemilu Tahun 2023 Mendatang Ingkar Janji, Pemkab HSU Berbalik Arah Tolak Eksekusi Putusan MA Pasar Alabio Jual BBM ke Wadah Jerigen, SPBU PT. Talenta Barito Jaya Disegel Pertamina Orang Ganguan Mental Diamankan Pol PP dan Damkar Kapuas

Barito Utara · 24 Nov 2021 16:21 WIB ·

Tewas Terseret Banjir, Pasutri dari Barut Ini Ternyata Mau Berobat ke Palangka Raya


 Tewas Terseret Banjir, Pasutri dari Barut Ini Ternyata Mau Berobat ke Palangka Raya Perbesar

MUARA TEWEH – Pasangan suami istri, Warsini(51) dan Norjannah yang tewas terseret arus banjir di Jalan Mineroad PT. Palopo Desa Patas 1, Gunung Bintang Awai, Barito Selatan, Kalimantan Tengah, ternyata tujuaannya ke Palangka Raya untuk berobat.

“Pihak keluarga korban menjelaskan bahwa korban adalah suami istri yang hendak menuju Palangka Raya tujuan utk berobat cuci darah sang istri,” ujar Kapolsek Gunung Bintang Awai, Iptu Rahmat Saleh, dalam rilis yang diterima oleh awak media, Rabu (24/11).

Dalam perjalanan dari Muara Teweh ke Palangka Raya tersebut mereka menggunakan mobil pribadi jenis Kijang Kapsul.

“Dari keterangan sejumlah saksi mobil korban menerobos banjir namun ketika mobil berjalan sekitar 60 meter tiba-tiba bagian belakang mobil terseret arus banjir dan terbawa menuju sungai,” ujar Kapolsek, Rabu (24/11).

Saat terseret banjir, para korban tidak keluar dari mobil. Mereka bertahan di dalam mobil.

“Saat itu lampu mobil langsung mati dan penumpang didalamnya tidak ada membuka pintu mobil dan mobil hilang terbawa arus sungai,” terangnya.

Hilangnya para korban yang terseret banjir tersebut akhirnya dilakukan pencarian oleh petugas kepolisian sektor Gunung Bintang Awai dan sejumlah pihak. Mobil yang terseret tersebut akhirnya ditemukan sekitar 150 meter dari lokasi kejadian.

“Selanjutnya dilakukan upaya evakuasi dengan menggunakan 2 (dua) unit alat berat eksavator milik PT. Electra Global untuk dapat menuju ke lokasi mobil dengan membuka jalan pada kebun karet milik masyarakat selanjutnya mobil ditarik menggunakan tali seling dan setelah terangkat selanjutnya mobil dibuka dan diketahui terdapat 2 korban yang sudah meninggal dunia,” jelas Kapolsek.

Usai ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, pasutri tersebut langsung dievakuasi untuk divisum di Puskesmas Patas.

Artikel ini telah dibaca 692 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Mardani Maming Lawan Kriminalisasi Via Pra Peradilan, KPK Tidak Siap dan Mangkir Sidang

12 Juli 2022 - 14:11 WIB

Bupati Kapuas Sampaikan Jawaban Eksekutif Pada Rapat Paripurna

29 Juni 2022 - 19:21 WIB

Ingkar Janji, Pemkab HSU Berbalik Arah Tolak Eksekusi Putusan MA Pasar Alabio

23 Juni 2022 - 11:53 WIB

MENGADU KE PBNU: KOALISI MASYARAKAT KALSEL MEMBANGUN IKHTIAR MELAWAN MAFIA

15 Juni 2022 - 23:17 WIB

Jual BBM ke Wadah Jerigen, SPBU PT. Talenta Barito Jaya Disegel Pertamina

13 Juni 2022 - 14:04 WIB

Orang Ganguan Mental Diamankan Pol PP dan Damkar Kapuas

13 Juni 2022 - 09:10 WIB

Trending di Hukum-Kriminal