Menu

Mode Gelap
DPRD Barsel Sepakat Kepengurusan Dana Hibah Dikelola pada Dinas Bappeda Ketua Komisi I DPRD Barsel Harapkan Dukcapil Lebih Efektif pada Pemilu Tahun 2023 Mendatang Ingkar Janji, Pemkab HSU Berbalik Arah Tolak Eksekusi Putusan MA Pasar Alabio Jual BBM ke Wadah Jerigen, SPBU PT. Talenta Barito Jaya Disegel Pertamina Orang Ganguan Mental Diamankan Pol PP dan Damkar Kapuas

Hukum-Kriminal · 23 Sep 2021 21:50 WIB ·

Tertibkan Parkir Liar, Kadishub Palangka Raya: Jangan Tunduk dengan Premanisme


 Kepala Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya Alman Pakpahan. (FOTO: Dokumen Ist). Perbesar

Kepala Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya Alman Pakpahan. (FOTO: Dokumen Ist).

PALANGKA RAYA- Upaya penertiban Juru parkir liar di Kota Palangka Raya gencar dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya. Dalam penertiban itu, sejumlah tantangan tak sedikit dialami petugas, termasuk dipukul atau dianiaya juru parkir liar.

Meskipun mendapat berbagai tantangan dan bahkan petugasnya sempat dipukul, Kepala Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya Alman Pakpahan tak gentar maju demi kebaikan. Dia menegaskan bahwa pemerintah atau negara tidak boleh kalah dengan premanisme.

“Pemerintah tidak boleh tunduk kepada premanisme. Aturan harus ditegakan, karena semua ini demi kota cantik Palangka Raya,” tegas Alman dikutip dari akun resmi medsos Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya.

Dalam penertiban parkir liar dikawasan tugu Soekarno, Alman dengan tegas mengatakan akan terus melakukan pengawasan dalam dua pekan ke depan dan berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait.

“Saya perintahkan petugas untuk stand bye melakukan pemantauan selama 2 minggu ke depan dibackup Polresta dan cctv Kominfo Provinsi Kalteng,” tegasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya bahwa terdapat seorang petugas Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya yang dipukul juru parkir liar.

Mantan Kepala Inspektorat Kota Palangka Raya tersebut menerangkan kasus tersebut bermula ketika petugas Dishub melakukan penertiban parkir liar yang ada di Kota Palangka Raya, khususnya di wilayah Tugu Soekarno.

“Kawasan tugu Soekarno, Jalan S.Parman itu punya nilai historis dan disepakati untuk tidak dijadikan area parkir. Untuk itu, kami tertibkan,” ujar Alman saat dihubungi terpisah via WhatsApp.

Dalam penertiban parkir di kawasan bernilai sejarah itu, terjadi gejolak dengan pihak pengelolah parkir dan juru parkir. Bahkan salah satu petugas sempat dipukul.

Kembali berkaitan dengan peristiwa pemukulan petugas tersebut, Alman menegaskan pihaknya sudah melaporkan ke polisi dan saat ini korban sedang divisum.

“Sudah kita laporkan ke polisi. Saat ini petugas yang dipukul masih divisum,” tutur Alman yang mengakui masih di lokasi mendampingi bawahannya tersebut.

Artikel ini telah dibaca 292 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Oknum Polisi Pangkat AKP di Palangka Raya Lecehkan Anak di Bawah Umur

29 Oktober 2022 - 09:42 WIB

Ilustrasi Pelecehan Seksual.

Bandar Judi Online di Barito Timur Ditangkap, Tabungannya 238 Juta Rupiah

14 Oktober 2022 - 18:15 WIB

Konferensi pers terkait kasus judi online di Mapolres Barito Timur. (FOTO: Dokumen Ist)

Cabuli Bocah 12 Tahun, Pria di Seruyan Janji Menikahi Korban

14 Oktober 2022 - 17:59 WIB

Ilustrasi Pencabulan Anak

Belajar dari Internet, Pria di Lamandau Cetak dan Edarkan Uang Palsu

3 Oktober 2022 - 19:22 WIB

SG saat dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolres Lamandau.

Pasutri di Palangka Raya Dibunuh, Anaknya Diberi Pendampingan Psikologi

29 September 2022 - 20:27 WIB

evakuasi korban pembunuhan di palangka raya beberapa hari lalu.

Pria Asal Banjarmasin Ditemukan Tewas di Truk Fuso di Barito Selatan

29 September 2022 - 05:31 WIB

Mayat sopir truk fuso saat ditemukan tewas
Trending di Barito Selatan