Menu

Mode Gelap
DPRD Barsel Sepakat Kepengurusan Dana Hibah Dikelola pada Dinas Bappeda Ketua Komisi I DPRD Barsel Harapkan Dukcapil Lebih Efektif pada Pemilu Tahun 2023 Mendatang Ingkar Janji, Pemkab HSU Berbalik Arah Tolak Eksekusi Putusan MA Pasar Alabio Jual BBM ke Wadah Jerigen, SPBU PT. Talenta Barito Jaya Disegel Pertamina Orang Ganguan Mental Diamankan Pol PP dan Damkar Kapuas

Hukum-Kriminal · 1 Jan 2022 19:43 WIB ·

Seorang Bocah di Sampit Tewas Kesetrum saat Berwisata


 Seorang Bocah di Sampit Tewas Kesetrum saat Berwisata Perbesar

SAMPIT – Seorang bocah perempuan berumur enam tahun di Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah meninggal dunia, diduga kesetrum saat menikmati wisata wahana air di Sampit Water Park.

“Kami sedang mengecek dan mengumpulkan keterangan terkait kejadian ini,” kata Kapolres Kotawaringin Timur AKBP Abdoel Harris Jakin melalui Kapolsek Baamang AKP Ratno di Sampit, Sabtu.

Peristiwa memilukan itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB di awal 2022 ini. Saat itu bocah malang tersebut mandi di wahana air terbesar di Kalimantan Tengah tersebut.

Dia kemudian naik dan berdiri di sekitar kolam renang. Saat memegang sebuah tiang besi, anak itu kesetrum, diduga akibat ada kabel listrik yang bocor dan mengaliri tiang tersebut.

Orangtuanya berteriak meminta pertolongan setelah melihat sang anak yang hanya terdiam. Pihak pengelola bertindak cepat dengan mematikan aliran listrik.

Anak tersebut langsung dilarikan ke Puskesmas Baamang II, namun kemudian langsung dibawa ke RSUD dr Murjani Sampit. Sayangnya nyawa bocah perempuan itu tidak terselamatkan.

Jenazah anak itu kemudian dibawa pulang oleh pihak keluarga untuk dimakamkan. Turut hadir di rumah duka, Rambat yang merupakan pemilik Sampit Water Park.

Dia menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga atas musibah tersebut. Pihaknya sangat bersedih atas kejadian itu.

“Saat kejadian itu saya berada di pintu masuk, jadi tidak mengetahui persis kejadiannya. Tapi anak itu langsung dibawa untuk mendapatkan pertolongan, namun tidak terselamatkan,” ujar Rambat.

Sementara itu usai kejadian, wahana permainan air itu tetap buka. Saat ini polisi masih meminta keterangan sejumlah saksi terkait kejadian tersebut.

Saat ini pihak keluarga masih fokus untuk pemakaman anak tersebut. Pihak keluarga sangat berduka atas musibah yang merenggut nyawa anak mereka yang selama ini dikenal periang itu.

 

ANTARA

Artikel ini telah dibaca 40 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Polda Kalteng Berhasil Tangani 14 Kasus Hoaks Selama 5 Bulan

31 Mei 2024 - 07:44 WIB

Pembobol Warung Sembako di Pinggir Jalan Lingkar Kota, Muara Teweh, Tertangkap CCTV

29 Mei 2024 - 16:31 WIB

Tak Bayar Utang Rokok 17 Ribu, Pria di Palangka Raya Diposting Sudah Meninggal

28 Mei 2024 - 20:38 WIB

Diduga Publikasikan Berita Fitnah, Oknum Wartawan Media Online Tampahan Dipolisikan PD IWO Barsel

23 Mei 2024 - 18:02 WIB

Diduga Cemarkan Nama Baik IWO Barsel, Oknum Wartawan Tampahan.Com Bakal Dipolisikan

21 Mei 2024 - 21:08 WIB

Terduga Bandar Narkoba di Barsel Diringkus BNNP Kalsel

4 Maret 2024 - 08:32 WIB

Trending di Hukum-Kriminal