Menu

Mode Gelap
DPRD Barsel Sepakat Kepengurusan Dana Hibah Dikelola pada Dinas Bappeda Ketua Komisi I DPRD Barsel Harapkan Dukcapil Lebih Efektif pada Pemilu Tahun 2023 Mendatang Ingkar Janji, Pemkab HSU Berbalik Arah Tolak Eksekusi Putusan MA Pasar Alabio Jual BBM ke Wadah Jerigen, SPBU PT. Talenta Barito Jaya Disegel Pertamina Orang Ganguan Mental Diamankan Pol PP dan Damkar Kapuas

Barito Timur · 18 Okt 2021 20:54 WIB ·

Senangnya Siswa SD di Bartim Bisa Belajar Tatap Muka


 SIMULASI- Guru Wali Kelas VI SDN 2 Pasar Panas
Helfriati, S.Pd menjelaskan tata tertib Pertemuan Tatap Muka kepada murid-muridnya. Perbesar

SIMULASI- Guru Wali Kelas VI SDN 2 Pasar Panas Helfriati, S.Pd menjelaskan tata tertib Pertemuan Tatap Muka kepada murid-muridnya.

TAMIANG LAYANG – Keputusan Pemerintah membuka kembali Pembelajaran Tatap Muka di Kabupaten Barito Timur disambut gembira oleh para pelajar, salah satunya Murid-murid SDN 2 Pasar Panas Kecamatan Benua Lima.

Pantauan di lapangan puluhan anak-anak sekolah dasar yang berada di Perbatasan Provinsi Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan ini terlihat sumringah. Mereka mengaku senang karena kembali bisa masuk ke ruangan sekolah.

“Senang lah bisa masuk sekolah lagi, bisa belajar di sekolah dan bertemu dengan teman-teman sekelas,” ujar Adit (11tahun) murid kelas VI SDN 2 Pasar Panas, Senin 18 Oktober 2021.

Adit pun berharap agar PTM ini terus dilaksanakan tentu dengan menerapkan protokol kesehatan. Kegembiraan karena dibukanya kembali PTM, tak hanya diungkapkan oleh Adit, teman sekelasnya Nesta Cahya Putra pun mengaku senang.

Meski tinggal jauh di Desa Gumpa Kecamatan Dusun Timur, Nesta meras semangat dan senang berangkat ke sekolah. Dia mengaku gembira bisa kembali belajar dan duduk dibangku sekolah.

Tak hanya murid-muridnya yang senang, para guru SDN 2 Pasar Panas juga mengaku gembira dengan dibukanya kembali Pembelajaran Tatap Muka. Kepala Sekolah SDN 2 Pasar Panas Ahmad Shufie, S.Pd menjelaskan, hari ini murid-murid SDN 2 Pasar Panas mulai turun ke sekolah.

Di hari pertama, ujar Ahmad Shufie, pihaknya melaksanakan simulasi. Tujuannya agar anak didiknya tetap mematuhi protokol kesehatan di sekolah.

“Murid-murid SDN 2 Pasar Panas diharapkan datang 15 menit sebelum jam pembelajaran dimulai. Sebelum memasuki ruangan kelas anak-anak berbaris antri dengan menjaga jarak. Satu persatu mereka mencuci tangan, memeriksa suhu tubuh,” jelas Kepala Sekolah SDN 2 Pasar Panas.

Setelah melakukan cuci tangan dan memeriksa suhu tubuh, barulah murid-murid tersebut diperbolehkan masuk kelas. Di ruangan kelas, ujar Ahmad Shufie, jarak duduk anak-anak juga diatur.

“Memang agar repot dibandingan tatap muka sebelum ada pandemic COVID-19. Tapi ini harus dijalankan demi keselamatan dan kesehatan bersama. Jangan kita lengah dan harus tetap terapkan protokol kesehatan,” tegas Ahmad Shufie.(Ahmad Fahrizali/cak/diskominfops).

Artikel ini telah dibaca 37 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

DPC PDIP Barito Timur Daftarkan Bacaleg ke KPU

14 Mei 2023 - 16:56 WIB

Polisi Musnahkan 489,57 gram Sabu dan Puluhan Butir Ineks

9 Maret 2022 - 08:43 WIB

Hasil study banding harusnya bisa diterapkan didaerah

10 Februari 2022 - 23:32 WIB

Setelah study banding ke Kalbar, ini rencana pemkab Bartim

10 Februari 2022 - 23:30 WIB

Wakil Bupati Bartim buka munrenbangcam Raren Batuah

10 Februari 2022 - 23:26 WIB

Demam Babi Afrika Mulai Muncul di Barito Timur

22 Januari 2022 - 17:43 WIB

Ilustrasi babi mati mendadadak akibat virus demam babi. (Foto: Antara)
Trending di Barito Timur