Menu

Mode Gelap
DPRD Barsel Sepakat Kepengurusan Dana Hibah Dikelola pada Dinas Bappeda Ketua Komisi I DPRD Barsel Harapkan Dukcapil Lebih Efektif pada Pemilu Tahun 2023 Mendatang Ingkar Janji, Pemkab HSU Berbalik Arah Tolak Eksekusi Putusan MA Pasar Alabio Jual BBM ke Wadah Jerigen, SPBU PT. Talenta Barito Jaya Disegel Pertamina Orang Ganguan Mental Diamankan Pol PP dan Damkar Kapuas

Kabar Daerah · 21 Des 2021 21:24 WIB ·

Sekretaris Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan Audiensi Program Guru Penggerak di Kapuas


 Sekretaris Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan Audiensi Program Guru Penggerak di Kapuas Perbesar

KUALA KAPUAS – Sekretaris Direktorat Jenderal (Ditjen) Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemdikbud Ristek, Prof. Dr Nunuk Suryani melakukan audiensi program Guru Penggerak dengan Pemkab Kapuas, Selasa.

Kedatangan Sekretaris Ditjen GTK tersebut disambut Bupati Kapuas, Ben Brahim S Bahat didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kapuas, Suwarno Muriyat, dan dihadiri para guru penggerak setempat, bertempat di Aula Bappeda.

Nunuk mengatakan dalam audiensi tersebut pihaknya juga mensosialisasikan rancangan revisi Permendikbud nomor 6 tahun 2018 tentang penugasan guru sebagai kepala sekolah.

“Yang mana program yang kami sampaikan itu mengimbau kepala daerah untuk bisa mengangkat guru penggerak sebagai kepala sekolah,” kata Nunuk.

Disebutkannya bahwa pihaknya pun sudah melihat kinerja para kepala sekolah penggerak.

“Harapan saya kepala daerah mengangkat calon-calon yang memenuhi syarat untuk menjadi kepala sekolah di sekolah yang tadi kosong,” ucapnya.

Dia menuturkan secara keseluruhan seluruh Indonesia itu sama dalam menjalankan program guru penggerak.

“Bahwa dia adalah guru yang luar biasa yang bekerja dari hati dan inovatif. Jadi memang secara keseluruhan hampir sama,” ucapnya.

Selain itu, dia menyampaikan pesan kepada para guru di Kabupaten Kapuas bahwa guru penggerak itu adalah calon kepala sekolah penggerak.

“Sehingga kalau ada pendaftaran guru penggerak mari beramai ramai mengikuti seleksi itu membantu bupati memenuhi kepala sekolah karena tidak mudah seleksinya. Itu tergantung pada minat masing masing guru bupati hanya bisa mendorong. Jadi harapannya jika ada seleksi bisa mengikuti berbondong-bondong,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

DPRD Barsel Minta Masyarakat Waspadai Sejumlah Penyakit Pada Musim Hujan

25 September 2022 - 19:44 WIB

Anggota DPRD Barito Selatan, Tri Wahyuni

Penetapan KUA PPAS Tahun 2023 Dalam Rapat Paripurna DPRD Barsel

8 Agustus 2022 - 21:20 WIB

EMPAT POIN UTAMA PRAPERADILAN MARDANI H. MAMING, DARI TIADANYA KEWENANGAN KPK HINGGA KRIMINALISASI TRANSAKSI BISNIS

19 Juli 2022 - 20:58 WIB

Mardani Maming Lawan Kriminalisasi Via Pra Peradilan, KPK Tidak Siap dan Mangkir Sidang

12 Juli 2022 - 14:11 WIB

DPRD Barsel Sepakat Kepengurusan Dana Hibah Dikelola pada Dinas Bappeda

7 Juli 2022 - 21:27 WIB

Ketua Komisi I DPRD Barsel Harapkan Dukcapil Lebih Efektif pada Pemilu Tahun 2023 Mendatang

7 Juli 2022 - 18:01 WIB

Trending di Barito Selatan