Menu

Mode Gelap
DPRD Barsel Sepakat Kepengurusan Dana Hibah Dikelola pada Dinas Bappeda Ketua Komisi I DPRD Barsel Harapkan Dukcapil Lebih Efektif pada Pemilu Tahun 2023 Mendatang Ingkar Janji, Pemkab HSU Berbalik Arah Tolak Eksekusi Putusan MA Pasar Alabio Jual BBM ke Wadah Jerigen, SPBU PT. Talenta Barito Jaya Disegel Pertamina Orang Ganguan Mental Diamankan Pol PP dan Damkar Kapuas

Hukum-Kriminal · 22 Nov 2021 21:24 WIB ·

Sakit di Kepala Tetapi Belum Punya Uang untuk Berobat, Pria di Barut Ditemukan Tewas


 Mayat korban yang ditemukan di Desa Hajak saat dievakuasi. Perbesar

Mayat korban yang ditemukan di Desa Hajak saat dievakuasi.

MUARA TEWEH-Seorang pria ditemukan tewas di Km 20, Desa Hajak, Kecamatan Teweh Tengah, Barito Utara, Senin (22/11).

Berdasarkan pengakuan warga sebagaimana dikutip dari laporan polisi, pria bernama Sutiar (44) yang merupakan warga Kelurahan Melayu tersebut sering mengeluh sakit di kepala dan sudah disarankan berobat, namun masih menunggu uang hasil penjualan sayur mayur.

“Korban mempunyai riwayat keluhan penyakit dikepala yang sudah disarankan oleh warga tentangga untuk segera berobat namun masih menunggu mendapatkan uang dari hasil penjualan sayur mayur,” ujar Kapolsek Teweh Tengah, AKP Reni Arafah dalam rilis yang diterima awak media, Senin (22/11) malam.

Masih berdasarkan rilis polisi, penemuan pria berusia 44 tahun itu berawal ketika ada salah seorang warga yang memanggil untuk makan. Akan tetapi, korban tak menyahut.

“Pada saat mau makan ada salah satu saksi memanggil manggil korban, namun tidak ada jawaban. Saat dilihat, rumah korban pintunya tidak terbuka dan korban dalam keadaan terlentang tangan memegang perutnya,” ujar Kapolsek.

“Saat itu, saksi menghubungi orang tua angkat korban. Saat dicek ternyata sudah meninggal,” tambahnya.

Keberadaan korban sebelum ditemukan tewas juga dikisahkan oleh salah satu saksi lainnya. Berdasarkan rilis polisi, pada Sabtu tanggal 20 Nopember 2021 sekitar jam 11.00 WIB, korban masih terlihat ada di rumah. Dan pada pukul 16.00 WIB hari yang sama korban masih terlihat keluar rumah membeli rokok.

“Pada hari Minggu 21 Nopember 2021 ada warga yang mau membeli sayur mayur dan memanggil manggil korban namun tidak ada jawaban,” ujarnya.

Sementara itu, pihak kepolisian usai mendengar adanya informasi penemuan mayat langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan meminta sejumlah keterangan dari para saksi.

Berkaitan dengan visum maupun otopsi tidak bisa dilakukan atas permintaan keluarga.

“Pihak keluarga korban menerima dengan ihklas untuk tidak dilakukan Visum maupun Otopsi dan membuat surat pernyataan tidak ada tuntutan dikemudian hari,” tutupnya.

Artikel ini telah dibaca 96 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Mardani Maming Lawan Kriminalisasi Via Pra Peradilan, KPK Tidak Siap dan Mangkir Sidang

12 Juli 2022 - 14:11 WIB

Ingkar Janji, Pemkab HSU Berbalik Arah Tolak Eksekusi Putusan MA Pasar Alabio

23 Juni 2022 - 11:53 WIB

MENGADU KE PBNU: KOALISI MASYARAKAT KALSEL MEMBANGUN IKHTIAR MELAWAN MAFIA

15 Juni 2022 - 23:17 WIB

Jual BBM ke Wadah Jerigen, SPBU PT. Talenta Barito Jaya Disegel Pertamina

13 Juni 2022 - 14:04 WIB

Orang Ganguan Mental Diamankan Pol PP dan Damkar Kapuas

13 Juni 2022 - 09:10 WIB

HUT-50 HIPMI, DENNY INDRAYANA: PEMBERANTASAN KORUPSI DAN MAFIA HUKUM ADALAH PILAR KEMAJUAN DUNIA USAHA

13 Juni 2022 - 08:41 WIB

Trending di Hukum-Kriminal