Menu

Mode Gelap
DPRD Barsel Sepakat Kepengurusan Dana Hibah Dikelola pada Dinas Bappeda Ketua Komisi I DPRD Barsel Harapkan Dukcapil Lebih Efektif pada Pemilu Tahun 2023 Mendatang Ingkar Janji, Pemkab HSU Berbalik Arah Tolak Eksekusi Putusan MA Pasar Alabio Jual BBM ke Wadah Jerigen, SPBU PT. Talenta Barito Jaya Disegel Pertamina Orang Ganguan Mental Diamankan Pol PP dan Damkar Kapuas

Lifestyle · 30 Okt 2021 14:04 WIB ·

Polri Sangat Menghormati Kebebasan Berekspresi


 Polri Sangat Menghormati Kebebasan Berekspresi Perbesar

JAKARTA – Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Polisi Listyo S Prabowo, pada acara puncak Bhayangkara Mural Festival 2021 di Lapangan Bhayangkara, mengatakan, kegiatan lomba mural tersebut adalah bukti instansi yang dia pimpin tidak anti kritik dan menghormati kebebasan berekspresi.

“Hari ini adalah bukti kami menghargai kebebasan ekspresi,” kata dia, di Jakarta, Sabtu.

Instansi itu melaksanakan Bhayangkara Mural Festival 2021 Piala Kapolri untuk yang pertama kalinya, yang diikuti 803 peserta dari 34 Polda jajaran serta wilayah Jabodetabek.

Dari 803 peserta dilakukan seleksi, hingga meloloskan 453 karya muralis dari 34 Polda dan wilayah Jabodetabek. Kemudian sketsa itu dikurasi juri hingga terpilih 80 muralis yang diikutkan dalam festival tingkat nasional.

Lomba ini mengangkat tema “Peran Generasi Muda untuk Berkreasi dalam Menyampaikan Informasi yang Positif di Masa Pandemi Covid-19”. Kepolisian Indonesia juga menyediakan 10 slot mural subtema kritik untuk mereka.

Beberapa saat sebelum lomba mural ini digagas, publik menyaksikan bahwa mural-mural yang dibuat sebagian warga tentang kondisi sosial dan lain-lain terkini kerap diberangus dengan modus dicat ulang seluruhnya oleh petugas-petugas. Lomba mural kali ini ditujukan untuk mengubah persepsi publik itu.

Terkait kebebasan berekspresi, kata dia, hal ini sejalan dengan yang disampaikan Presiden Joko Widodo bahwa Indonesia adalah negara yang demokratis dan menghargai kebebasan berekspresi.

“Oleh karena itu tentunya kami institusi Polri berpegang teguh aturan-aturan yang ada, arahan dari Bapak Presiden terkait kebebasan berekspresi. Hari ini saya tegaskan bahwa tegaskan Polri sangat menghormati kebebasan berekspresi,” ujar sang jenderal polisi itu yang pernah menjadi ajudan presiden itu.

Ia juga menjamin, siapa saja yang berani melukis mural bernada positif maupun negatif akan menjadi sahabat kepala Kepolisian Indonesia.

Menurut dia, mural bermuatan kritik positif jadi motivasi bagi dia, begitu pula mural negatif juga boleh, karena akan menjadi bahan evaluasi bagi Kepolisian Indonesia merefleksikan diri, mengintrospeksi diri untuk berubah agar bisa menjadi lebih baik sesuai harapan masyarakat.

“Khusus mural kritikan Polri, kalau gambarnya paling pedas kami terima dan saya jamin akan jadi sahabatnya kapolri, temannya kapolri,” kata dia.

Ia menyatakan, selaku kepala Kepolisian Indonesia, dia menginginkan masyarakat bisa memberikan gambaran kepada instansi yang dia pimpin, tentang bagaimana persepsi masyarakat terkait mereka, sehingga mereka setiap hari bisa berbenah memperbaiki institusi dan memperbaiki personel-personelnya.

“Sehingga kami bisa mempersiapkan institusi dan personel menjadi lebih baik, sehingga bisa mempersiapkan personel-personel kami jadi lebih baik, dipercayai publik, dan dicintai,” kata dia.

 

ANTARA

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Mardani Maming Lawan Kriminalisasi Via Pra Peradilan, KPK Tidak Siap dan Mangkir Sidang

12 Juli 2022 - 14:11 WIB

Dipimpin AHY, Elektabilitas Demokrat Naik Lagi Capai 11,6 Persen di Survei Kompas

21 Juni 2022 - 22:53 WIB

Takziah ke Rumah Ridwan Kamil, AHY Sampaikan Belasungkawa

9 Juni 2022 - 11:17 WIB

Diduga Lecehkan Institusi Polri, Alvin Liem akan Dilaporkan ke Mabes Polri

19 April 2022 - 21:48 WIB

Pererat Sinergi, Dandim 0503/Jakarta Barat Silaturahmi Dengan Insan Media

19 April 2022 - 21:20 WIB

Taklimat Akhir Pengawasan Internal Post Audit Itdam III/Siliwangi di Korem 064/MY

19 April 2022 - 21:18 WIB

Trending di Kabar Daerah