Menu

Mode Gelap
DPRD Barsel Sepakat Kepengurusan Dana Hibah Dikelola pada Dinas Bappeda Ketua Komisi I DPRD Barsel Harapkan Dukcapil Lebih Efektif pada Pemilu Tahun 2023 Mendatang Ingkar Janji, Pemkab HSU Berbalik Arah Tolak Eksekusi Putusan MA Pasar Alabio Jual BBM ke Wadah Jerigen, SPBU PT. Talenta Barito Jaya Disegel Pertamina Orang Ganguan Mental Diamankan Pol PP dan Damkar Kapuas

Barito Utara · 24 Nov 2021 14:39 WIB ·

Mobil Terbawa Arus Banjir, Pasutri Asal Muara Teweh Tewas


 Proses evakuasi korban yang masi ada di dalam mobil yang digunakan usai terseret arus banjir. Perbesar

Proses evakuasi korban yang masi ada di dalam mobil yang digunakan usai terseret arus banjir.

TAMIANG LAYANG-Nasib naas menimpa Warnisi(51) dan Norjannah(46) di Jalan Mineroad PT. Palopo Desa Patas 1, Gunung Bintang Awai, Barito Selatan, Kalimantan Tengah. Pasangan suami istri asal Muara Teweh itu tewas saat mobil yang mereka gunakan terseret arus banjir saat dalam perjalanan menuju Palangka Raya, Rabu (24/11).

Kapolsek Gunung Bintang Awai Iptu Rahmat Saleh dalam rilis yang diterima oleh awak media ini menerangkan bahwa peristiwa tersebut murni kecelakaan. Kedua korban yang menggunakan mobil Kijang Kapsul melewati Jalan Hauling PT. Palopo.

“Dari keterangan sejumlah saksi mobil korban menerobos banjir namun ketika mobil berjalan sekitar 60 meter tiba-tiba bagian belakang mobil terseret arus banjir dan terbawa menuju sungai,” ujar Kapolsek, Rabu (24/11).

Saat terseret banjir, para korban tidak keluar dari mobil. Mereka bertahan di dalam mobil.

“Saat itu lampu mobil langsung mati dan penumpang didalamnya tidak ada membuka pintu mobil dan mobil hilang terbawa arus sungai,” terangnya.

Hilangnya para korban yang terseret banjir tersebut akhirnya dilakukan pencarian oleh petugas kepolisian sektor Gunung Bintang Awai dan sejumlah pihak. Mobil yang terseret tersebut akhirnya ditemukan sekitar 150 meter dari lokasi kejadian.

“Selanjutnya dilakukan upaya evakuasi dengan menggunakan 2 (dua) unit alat berat eksavator milik PT. Electra Global untuk dapat menuju ke lokasi mobil dengan membuka jalan pada kebun karet milik masyarakat selanjutnya mobil ditarik menggunakan tali seling dan setelah terangkat selanjutnya mobil dibuka dan diketahui terdapat 2 korban yang sudah meninggal dunia,” jelas Kapolsek.

Usai ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, pasutri tersebut langsung dievakuasi untuk divisum di Puskesmas Patas.

“Korban saat ini masih berada di Puskesmas Patas dan akan segera diserahkan ke keluarganya untuk selanjutnya dibawa ke Muara Teweh,” demikian Kapolsek.

Artikel ini telah dibaca 1,188 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Bandar Judi Online di Barito Timur Ditangkap, Tabungannya 238 Juta Rupiah

14 Oktober 2022 - 18:15 WIB

Konferensi pers terkait kasus judi online di Mapolres Barito Timur. (FOTO: Dokumen Ist)

Cabuli Bocah 12 Tahun, Pria di Seruyan Janji Menikahi Korban

14 Oktober 2022 - 17:59 WIB

Ilustrasi Pencabulan Anak

Belajar dari Internet, Pria di Lamandau Cetak dan Edarkan Uang Palsu

3 Oktober 2022 - 19:22 WIB

SG saat dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolres Lamandau.

Pasutri di Palangka Raya Dibunuh, Anaknya Diberi Pendampingan Psikologi

29 September 2022 - 20:27 WIB

evakuasi korban pembunuhan di palangka raya beberapa hari lalu.

Pria Asal Banjarmasin Ditemukan Tewas di Truk Fuso di Barito Selatan

29 September 2022 - 05:31 WIB

Mayat sopir truk fuso saat ditemukan tewas

Mardani Maming Lawan Kriminalisasi Via Pra Peradilan, KPK Tidak Siap dan Mangkir Sidang

12 Juli 2022 - 14:11 WIB

Trending di Hukum-Kriminal