Menu

Mode Gelap
DPRD Barsel Sepakat Kepengurusan Dana Hibah Dikelola pada Dinas Bappeda Ketua Komisi I DPRD Barsel Harapkan Dukcapil Lebih Efektif pada Pemilu Tahun 2023 Mendatang Ingkar Janji, Pemkab HSU Berbalik Arah Tolak Eksekusi Putusan MA Pasar Alabio Jual BBM ke Wadah Jerigen, SPBU PT. Talenta Barito Jaya Disegel Pertamina Orang Ganguan Mental Diamankan Pol PP dan Damkar Kapuas

Hukum-Kriminal · 15 Des 2021 19:25 WIB ·

Malu Hamil di Luar Nikah Jadi Alasan Ibu 18 Tahun di Sampit Buang Bayinya


 Malu Hamil di Luar Nikah Jadi Alasan Ibu 18 Tahun di Sampit Buang Bayinya Perbesar

SAMPIT – Alasan pembuangan bayi perempuan di Sampit, Kotawaringin Timur, yang dilakukan oleh ibu kandungnya berinisial IM (18) mulai terungkap. Pasalnya IM tega membuang anak kandungnya itu karena malu hamil di luar nikah.

“Dari keterangan sementara yang kami dapatkan, pelaku hamil karena hubungan diluar nikah dengan pacarnya. Dia malu,” ujar Kapolres Kotim, AKBP Abdoel Harris Jakin, Rabu (15/12).

Ibu muda berusia 18 tahun dan asal Barito Selatan itu mengakui malu terhadap keluarga dan lingkungan sekitar atas kehamilan dirinya di luar nikah.

Kini tersangka masih menjalani perawatan di Puskesmas. Setelah kondisi psikis dan fisiknya pulih akan kembali diperiksa secara lebih mendalam.

“Kita tunggu pemulihan fisik dan psikis tersangka. Jika nantinya sudah sehat, maka pemeriksaan mendalam akan berlanjut,” ujar Kapolres.

Sebelumnya pelaku ditangkap di salah satu barak tidak jauh dari lokasi dirinya membuang bayi tersebut di Jalan Jaksa Agung R Soeprapto, Sampit, Kotawaringin Timur.

Berdasarkan informasi yang diperoleh tertangkapnya perempuan yang diduga ibu dari bayi yang ditemukan beberapa hari lalu itu berawal dari informasi masyarakat setempat.

Dari masyarakat diinformasikan bahwa terdapat salah seorang perempuan yang pernah terlihat hamil. Tempat tinggalnya tak jauh dari lokasi penemuan bayi itu.

Warga setempat menaruh curiga karena wanita yang diketahui hamil itu perutnya sudah mengempis. Kelahirannya pun tak diketahui.

Saat ini bayi yang dibuang oleh tersangka sedang menjalani pemeriksaan di RS Betang Pambelum Palangka Raya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, seorang bayi perempuan ditemukan warga di semak-semak beberapa hari lalu. Bayi yang ditemukan oleh warga yang sedang membersihkan ladang itu langsung dibawa ke RSUD Murjani Sampit. Kondisinya cukup mengenaskan. Tubuhnya berwarna kemerahan diduga karena digigit serangga. Tangan kirinya patah.

Artikel ini telah dibaca 685 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Bandar Judi Online di Barito Timur Ditangkap, Tabungannya 238 Juta Rupiah

14 Oktober 2022 - 18:15 WIB

Konferensi pers terkait kasus judi online di Mapolres Barito Timur. (FOTO: Dokumen Ist)

Cabuli Bocah 12 Tahun, Pria di Seruyan Janji Menikahi Korban

14 Oktober 2022 - 17:59 WIB

Ilustrasi Pencabulan Anak

Spesialis Maling Kotak Amal di Seruyan Diringkus Polisi

4 Oktober 2022 - 18:39 WIB

Maling kotak amal bersama barang bukti saat di Mapolres Seruyan.

Belajar dari Internet, Pria di Lamandau Cetak dan Edarkan Uang Palsu

3 Oktober 2022 - 19:22 WIB

SG saat dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolres Lamandau.

Pasutri di Palangka Raya Dibunuh, Anaknya Diberi Pendampingan Psikologi

29 September 2022 - 20:27 WIB

evakuasi korban pembunuhan di palangka raya beberapa hari lalu.

Oknum Dosen di Palangka Raya Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Kasus Pelecehan Seksual

29 September 2022 - 18:35 WIB

Ilustrasi kekerasan seksual. (BBC/DAVIES SURYA)
Trending di Kalimantan Tengah