Menu

Mode Gelap
DPRD Barsel Sepakat Kepengurusan Dana Hibah Dikelola pada Dinas Bappeda Ketua Komisi I DPRD Barsel Harapkan Dukcapil Lebih Efektif pada Pemilu Tahun 2023 Mendatang Ingkar Janji, Pemkab HSU Berbalik Arah Tolak Eksekusi Putusan MA Pasar Alabio Jual BBM ke Wadah Jerigen, SPBU PT. Talenta Barito Jaya Disegel Pertamina Orang Ganguan Mental Diamankan Pol PP dan Damkar Kapuas

Hukum-Kriminal · 1 Des 2021 13:17 WIB ·

Mahasiswi Korban Pelecehan Seksual Dosen Saat Bimbingan Skripsi Akhirnya Lapor Polisi


 Ilustrasi. Perbesar

Ilustrasi.

SUMATERA SELATAN – Seorang mahasiswi dari Universitas Sriwijaya (Unsri) yang mengaku menjadi korban pelecehan seksual oleh oknum dosennya akhirnya melapor ke Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel).

Kepala Subdit 4 Remaja, Anak dan Wanita (Renakta) Ditreskrimum Polda Sumsel Komisaris Polisi Masnoni di Palembang, Selasa, mengatakan diduga korban tersebut berinisial DR ia mengaku mendapatkan pelecehan secara fisik oleh oknum dosennya.

“Sesuai keterangan dari korban yang kami terima ia dilecehkan secara fisik,” kata dia.

Masnoni mengungkapkan korban mengaku kasus pelecehan tersebut dialami korban saat menghadap oknum dosen di ruangannya beberapa bulan lalu.

Korban yang telah menyelesaikan skripsinya itu datang menghadap untuk meminta tanda tangan dari oknum dosen tersebut sebagai syarat tanda kelulusan masa studinya.

“Dia (korban) itu sudah selesai skripsi tinggal minta tanda tangan pengajuan kelulusan. Ya di situ kejadiannya dimanfaatkan,” ujarnya.

Selain korban DR tersebut, Masnoni membenarkan ada dua orang mahasiswi lain yang menjadi korban pelecehan seksual dari oknum dosen di kampusnya.

Namun pelecehan yang mereka alami itu tidak secara fisik melainkan melalui aplikasi pesan whatsapp.

“Total ada tiga korban tapi sementara ini baru ada satu LP (Laporan Polisi). Dua korban lainnya alami pelecehan tidak secara fisik tapi dari saluran telepon,” ujarnya.

Kendati demikian Ia memastikan polisi bakal menindaklanjuti pelaporan korban tersebut dengan memanggil sejumlah saksi.

Setelah keterangan dianggap lengkap polisi bakal melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bahkan melakukan pemanggilan terhadap oknum dosen selaku terlapor sehingga kasus dugaan ini dapat terselesaikan.

“Akan kami kembangkan sehingga kasus ini menjadi jelas. Bila ada unsur pidana tentu ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku,” tandasnya.

Artikel ini telah dibaca 45 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Buka Praktek Pembesar Payudara Abal-abal, Waria di Palangka Raya Ditangkap

6 Februari 2023 - 18:49 WIB

Mantan Sekjen PSSI Nugraha Besoes Meninggal Dunia

6 Februari 2023 - 07:13 WIB

Mantan Sekjen PSSI Nugraha Besoes. (FOTO: Antara)

Rantai Peredaran Narkoba di Barito Utara Diputus Polisi, Sejumlah Pelaku Ditangkap

5 Februari 2023 - 18:04 WIB

Salah satu pelaku peredaran narkoba di Barito Utara saat ditangkap polisi. (FOTO: Dokumen Polres Barito Utara)

Dituduh Selingkuh oleh Istrinya, Pria di Kalteng Potong Alat Kelaminnya

5 Februari 2023 - 16:55 WIB

GR, pria yang potong kelamin sendiri saat dirawat di RSUD Lamandau. (FOTO: Dokumen Ist).

Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan Desa Pamait-Buntok

30 Januari 2023 - 10:41 WIB

Penemuan mayat di Jalan Desa Pamait-Buntok, Senin 30 Januari 2023. (FOTO: Dokumen Polisi for Baritoinfo).

Sebuah Alfamart di Palangka Raya Dirampok, Pelaku Berpakaian Hitam dan Bersenjata Tajam

30 Januari 2023 - 10:25 WIB

Tangkapan layar CCTV saat pelaku menodongkan parang ke arah salah satu karyawan Alfamart di jalan Beliang, Palangka Raya. (FOTO: Dokumen Ist).
Trending di Hukum-Kriminal