Menu

Mode Gelap
DPRD Barsel Sepakat Kepengurusan Dana Hibah Dikelola pada Dinas Bappeda Ketua Komisi I DPRD Barsel Harapkan Dukcapil Lebih Efektif pada Pemilu Tahun 2023 Mendatang Ingkar Janji, Pemkab HSU Berbalik Arah Tolak Eksekusi Putusan MA Pasar Alabio Jual BBM ke Wadah Jerigen, SPBU PT. Talenta Barito Jaya Disegel Pertamina Orang Ganguan Mental Diamankan Pol PP dan Damkar Kapuas

Kotawaringin Timur · 20 Nov 2021 14:43 WIB ·

Korban Tenggelam di Sungai Cempaga Berhasil Ditemukan


 Petugas saat mengevakuasi jasad korban tenggelam.FOTO:Muhammad Hamim Borneonews. Perbesar

Petugas saat mengevakuasi jasad korban tenggelam.FOTO:Muhammad Hamim Borneonews.

SAMPIT – Jenazah seorang kakek bernama Yedda S Yohanes (67) warga Desa Luwuk Bunter Kecamatan Cempaga Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah yang tenggelam di Sungai Cempaga pada Kamis (18/11) pagi, berhasil ditemukan pada Jumat (19/11) sekitar pukul 23.40 WIB.

“Jenazah ditemukan di muara Sungai Cempaga, masuk Sungai Mentaya. Jenazah sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” kata Kapolres AKBP Abdoel Harris Jakin melalui Kapolsek Cempaga Iptu Bambang Priyanto di Sampit, Sabtu seperti dilansir Antara.

Yedda hilang tenggelam setelah kelotok yang dinaikinya bersama dua warga lainnya yaitu Nahrawi dan Amat, tenggelam akibat terbawa arus deras. Saat itu kelotok mereka menghindari gelombang dari kelotok lain yang berpapasan dengan kelotok mereka.

Saat mengarah ke pinggir sungai, ternyata arus sungai cukup deras sehingga kelotok mereka terseret ke arah sebuah tongkang yang saat itu sedang tambat. Nahrawi dan Amat berhasil selamat saat kelotok mereka tenggelam setelah menghantam tongkang.

Korban melompat ke sungai sebelum kelotok mereka tenggelam. Namun dia diduga terseret arus hingga masuk ke bawah tongkang dan tenggelam.

Pencarian dilakukan oleh tim gabungan dari dari Polsek Cempaga, Sat Polair Polres Kotawaringin Timur, Basarnas Kotawaringin Timur bersama masyarakat setempat. Pencarian sedikit terkendala karena arus cukup deras.

Setelah dilakukan pencarian selama sekitar 41 jam, jenazah Jedda akhirnya ditemukan di Sungai Mentaya yang merupakan muara Sungai Cempaga. Jenazah langsung dievakuasi, kemudian diserahkan kepada pihak keluarga.

“Posisi jenazah ditemukan itu sekitar 50 meter dari muara Sungai Cempaga. Kondisi jenazah mengapung dan langsung dievakuasi oleh tim,” kata Bambang.

Jenazah korban disemayamkan di rumah duka dijalan Desa Luwuk Bunter RT 003 RW 002 Desa Luwuk Bunter Kecamatan Cempaga. Jenazah dimakamkan di komplek pemakaman Jemaat GKE Desa Luwuk Bunter.

Artikel ini telah dibaca 66 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Penemuan Bayi Dalam Kardus Gegerkan Warga Sampit

12 Februari 2022 - 23:49 WIB

Gubernur Kalteng Minta Masyarakat Kotim Jangan Takut Divaksin

24 Januari 2022 - 23:36 WIB

Gubernur Kalteng Sugianto Sabran saat berada di Pundu, Kotawaringin Timur. (Foto: MMC Kalteng).

Pria di Sampit Tewas Ditabrak Motor yang Dikendarai Anak Usia 16 Tahun

20 Januari 2022 - 10:42 WIB

Ilustrasi Kecelakaan.

Jual Narkoba, Oknum Guru di Kotim Ditangkap Polisi

18 Januari 2022 - 23:19 WIB

Pelaku DS usai diamankan polisi karena menjual narkoba jenis sabu. (FOTO: Dokumen Polisi).

Jual Motor Curian Lalu Ditawar Polisi, 2 Pria di Sampit Langsung Ditangkap

13 Januari 2022 - 07:33 WIB

Suami Istri di Sampit Ditangkap Polisi Karena Jual Narkoba

12 Januari 2022 - 21:26 WIB

Suami istri di Sampit yang jual narkotika usai ditangkap.
Trending di Kotawaringin Timur