Menu

Mode Gelap
DPRD Barsel Sepakat Kepengurusan Dana Hibah Dikelola pada Dinas Bappeda Ketua Komisi I DPRD Barsel Harapkan Dukcapil Lebih Efektif pada Pemilu Tahun 2023 Mendatang Ingkar Janji, Pemkab HSU Berbalik Arah Tolak Eksekusi Putusan MA Pasar Alabio Jual BBM ke Wadah Jerigen, SPBU PT. Talenta Barito Jaya Disegel Pertamina Orang Ganguan Mental Diamankan Pol PP dan Damkar Kapuas

Barito Timur · 17 Okt 2021 18:31 WIB ·

Kasus COVID-19 di Bartim Menurun, Bupati Imbau Masyarakat Tetap Terapkan Prokes


 Kasus COVID-19 di Bartim Menurun, Bupati Imbau Masyarakat Tetap Terapkan Prokes Perbesar

TAMIANG LAYANG – Bupati Barito Timur, Kalimantan Tengah, Ampera AY Mebas mengatakan kasus COVID-19 di daerah yang dipimpinnya tersebut terus menurun. Walaupun terjadi penurunan dirinya menghimbau masyarakat selalu menerapkan protokol kesehatan secara ketat di setiap aktivitas.

“Penurunan ini menandakan Pemkab Barito Timur bersama berbagai pihak terkait termasuk masyarakat berhasil menekan penyebaran COVID-19,” kata Ampera AY Mebas di Tamiang Layang, Minggu.

Menurutnya, hanya ada tercatat penambahan lima kasus COVID-19 pada tanggal 1-16 Oktober 2021. Data terbaru COVID-19 Kabupaten Barito Timur pada Minggu (17/10) menyebutkan, secara kumulatif kasus konfirmasi 2.071 orang dengan rincian sembuh 2.021 orang, meninggal 46 orang, probable dan suspek nihil, sedangkan pasien dalam perawatan tersisa hanya empat orang.

Dari data itu, kata dia, sangat terjadi penurunan dalam penambahan kasus jika dibandingkan dengan sebelum-sebelumnya. Walaupun terjadi penurunan, Ampera tetap mengajak seluruh masyarakat setempat selalu menerapkan protokol kesehatan secara ketat di setiap aktivitas.

Orang nomor satu di Pemkab Barito Timur itu, pemerintah saat ini terus mendorong peningkatan cakupan vaksinasi. Salah satu upaya dilakukan yakni vaksinasi massal yang dilaksanakan di Tennis Indoor Nansarunai di Tamiang Layang, Sabtu (16/10).

Hasil penelitian menyatakan bahwa orang yang sudah dengan vaksin dosis lengkap terbukti dapat mengurangi keparahan gejala risiko perawatan di rumah sakit dan risiko kematian.

Selain itu, orang yang sudah divaksinasi, risiko tertular kembali menjadi lebih rendah. Jumlah virus dalam tubuh lebih cepat turun dan peluang terbentuknya varian baru lebih kecil.

“Vaksinasi ini tetap harus dibarengi dengan kepatuhan dalam menerapkan protokol kesehatan agar lonjakan kasus dapat terus ditekan dan dikendalikan lagi,” kata Ampera.

Pemkab Barito Timur melalui Satgas Penanganan COVID-19 setempat akan tetap melakukan pengawasan protokol kesehatan kepatuhan seluruh masyarakat dan kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan untuk menekan dan mengendalikan COVID-19.

Langkah dan kebijakan itu diambil mengingat mulai adanya peningkatan aktivitas sosial-ekonomi yang sudah mulai kembali berjalan saat ini, mengingat Kabupaten Barito Timur saat ini berada pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level II.

“Karena itu saya mengingatkan kembali kepada seluruh lapisan masyarakat agar tetap disiplin protokol kesehatan sehingga kita tidak harus kembali belajar melalui lonjakan kasus-kasus sebelumnya,” demikian Ampera.

Antara

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Polisi Musnahkan 489,57 gram Sabu dan Puluhan Butir Ineks

9 Maret 2022 - 08:43 WIB

Hasil study banding harusnya bisa diterapkan didaerah

10 Februari 2022 - 23:32 WIB

Setelah study banding ke Kalbar, ini rencana pemkab Bartim

10 Februari 2022 - 23:30 WIB

Wakil Bupati Bartim buka munrenbangcam Raren Batuah

10 Februari 2022 - 23:26 WIB

Demam Babi Afrika Mulai Muncul di Barito Timur

22 Januari 2022 - 17:43 WIB

Ilustrasi babi mati mendadadak akibat virus demam babi. (Foto: Antara)

Pedagang Pasar Toemenggung Djaya Karti Tamiang Layang Ditertibkan

11 Januari 2022 - 22:12 WIB

Trending di Barito Timur