Menu

Mode Gelap
DPRD Barsel Sepakat Kepengurusan Dana Hibah Dikelola pada Dinas Bappeda Ketua Komisi I DPRD Barsel Harapkan Dukcapil Lebih Efektif pada Pemilu Tahun 2023 Mendatang Ingkar Janji, Pemkab HSU Berbalik Arah Tolak Eksekusi Putusan MA Pasar Alabio Jual BBM ke Wadah Jerigen, SPBU PT. Talenta Barito Jaya Disegel Pertamina Orang Ganguan Mental Diamankan Pol PP dan Damkar Kapuas

Hukum-Kriminal · 20 Nov 2021 18:36 WIB ·

Kakek 80 Tahun di Kalteng Tewas Terapung di Rumahnya yang Tergenang Banjir


 Proses evakuasi korban oleh tim Emergency Response Palangka Raya (ERP) dan sejumlah pihak terkait. (FOTO: Dokumen ERP) Perbesar

Proses evakuasi korban oleh tim Emergency Response Palangka Raya (ERP) dan sejumlah pihak terkait. (FOTO: Dokumen ERP)

PALANGKA RAYA-Banjir yang melanda Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, belum juga surut hingga kini. Di tengah banjir yang melanda kota cantik itu ditemukan seorang warga yang tewas terapung di rumahnya, Sabtu (20/11).

Warga yang ditemukan tewas di tengah banjir itu bernama Misdi(80). Ia ditemukan tewas terapung di dalam rumahnya yang terletak di jalan dr Murjani, Palangka Raya.

Penemuan mayat itu pertama kali oleh salah seorang warga yang mencurigai kakek itu tak pernah keluar rumah beberapa hari terakhir.

“Sudah mau tiga hari kami tidak pernah lihat. Biasanya dia sering jalan-jalan. Pas diintip ternyata ada mayat yang terapung,” ujar salah satu warga setempat.

Usai melihat adanya ada mayat korban, warga setempat langsung menginformasikan kepada pihak kepolisian untuk dievakuasi.

“Setelah kita dapat laporan, langsung kita bersama tim ERP dan beberapa pihak terkait ke TKP untuk evakuasi dan melakukan visum di RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya,” ujar Kapolsek Pahandut, Susilowati.

Kapolsek menerangkan bahwa berdasarkan informasi dari sejumlah saksi dan juga keluarga, korban diduga mengalami gangguan jiwa.

“Informasi yang kita dapat dari anaknya, korban merupakan penderita gangguan jiwa dan pernah dirawat di Rumah Sakit Jiwa Kalawa Atei,” ujarnya.

“Ia tinggal sendirian di rumah itu. Mungkin karena gangguan jiwa ada kemungkinan korban menceburkan diri ke banjir yang menggenangi rumahnya,” tambahnya.

Sementara itu, berkaitan dengan penyebab kematian korban hingga kini masih menunggu hasil visum dari RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya.

Artikel ini telah dibaca 341 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Mardani Maming Lawan Kriminalisasi Via Pra Peradilan, KPK Tidak Siap dan Mangkir Sidang

12 Juli 2022 - 14:11 WIB

Ingkar Janji, Pemkab HSU Berbalik Arah Tolak Eksekusi Putusan MA Pasar Alabio

23 Juni 2022 - 11:53 WIB

MENGADU KE PBNU: KOALISI MASYARAKAT KALSEL MEMBANGUN IKHTIAR MELAWAN MAFIA

15 Juni 2022 - 23:17 WIB

Jual BBM ke Wadah Jerigen, SPBU PT. Talenta Barito Jaya Disegel Pertamina

13 Juni 2022 - 14:04 WIB

Orang Ganguan Mental Diamankan Pol PP dan Damkar Kapuas

13 Juni 2022 - 09:10 WIB

HUT-50 HIPMI, DENNY INDRAYANA: PEMBERANTASAN KORUPSI DAN MAFIA HUKUM ADALAH PILAR KEMAJUAN DUNIA USAHA

13 Juni 2022 - 08:41 WIB

Trending di Hukum-Kriminal