Menu

Mode Gelap
DPRD Barsel Sepakat Kepengurusan Dana Hibah Dikelola pada Dinas Bappeda Ketua Komisi I DPRD Barsel Harapkan Dukcapil Lebih Efektif pada Pemilu Tahun 2023 Mendatang Ingkar Janji, Pemkab HSU Berbalik Arah Tolak Eksekusi Putusan MA Pasar Alabio Jual BBM ke Wadah Jerigen, SPBU PT. Talenta Barito Jaya Disegel Pertamina Orang Ganguan Mental Diamankan Pol PP dan Damkar Kapuas

Hukum-Kriminal · 23 Sep 2021 19:43 WIB ·

Jukir Liar yang Pukul Petugas Dishub di Palangka Raya Mabuk dan Bawa Sajam


 Petugas Dishub Kota Palangka Raya dalam kegiatan penertiban parkir liar di Kota Palangka Raya. (FOTO: Dokumen Dishub Kota Palangka Raya). Perbesar

Petugas Dishub Kota Palangka Raya dalam kegiatan penertiban parkir liar di Kota Palangka Raya. (FOTO: Dokumen Dishub Kota Palangka Raya).

PALANGKA RAYA- Juru parkir (Jukir) liar yang pukul petugas dari Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya diduga mabuk dan membawa senjata tajam. Hal ini disampaikan oleh Kadishub Kota Palangka Raya, Alman Pakpahan saat dihubungi via WhatsApp, Kamis (23/9).

“Dia mabuk dan membawa senjata tajam,” ujar Alman singkat.

“Itu jukir liar,” tambah Alman lagi.

Mantan Kepala Inspektorat Kota Palangka Raya tersebut menerangkan kasus tersebut bermula ketika petugas Dishub melakukan penertiban parkir liar yang ada di Kota Palangka Raya, khususnya di wilayah Tugu Soekarno.

“Kawasan tugu Soekarno, Jalan S.Parman itu punya nilai historis dan disepakati untuk tidak dijadikan area parkir. Untuk itu, kami tertibkan,” ujar Alman.

Dalam penertiban parkir di kawasan bernilai sejarah itu, terjadi gejolak dengan pihak pengelolah parkir dan juru parkir. Bahkan salah satu petugas sempat dipukul.

Kembali berkaitan dengan peristiwa pemukulan petugas tersebut, Alman menegaskan pihaknya sudah melaporkan ke polisi dan saat ini korban sedang divisum.

“Sudah kita laporkan ke polisi. Saat ini petugas yang dipukul masih divisum,” tutur Alman yang mengakui masih di lokasi mendampingi bawahannya tersebut.

Lebih jauh, Alman menegaskan bahwa dalam penertiban jukir liar di Kota Palangka Raya, pihaknya mengerahkan kekuatan penuh. Prinsipnya negara tidak boleh kalah dengan premanisme.

“Pemerintah tidak boleh tunduk kepada premanisme. Aturan harus ditegakan, karena semua ini demi kota cantik Palangka Raya,” tegasnya.

Artikel ini telah dibaca 978 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Mardani Maming Lawan Kriminalisasi Via Pra Peradilan, KPK Tidak Siap dan Mangkir Sidang

12 Juli 2022 - 14:11 WIB

Ingkar Janji, Pemkab HSU Berbalik Arah Tolak Eksekusi Putusan MA Pasar Alabio

23 Juni 2022 - 11:53 WIB

MENGADU KE PBNU: KOALISI MASYARAKAT KALSEL MEMBANGUN IKHTIAR MELAWAN MAFIA

15 Juni 2022 - 23:17 WIB

Jual BBM ke Wadah Jerigen, SPBU PT. Talenta Barito Jaya Disegel Pertamina

13 Juni 2022 - 14:04 WIB

Orang Ganguan Mental Diamankan Pol PP dan Damkar Kapuas

13 Juni 2022 - 09:10 WIB

HUT-50 HIPMI, DENNY INDRAYANA: PEMBERANTASAN KORUPSI DAN MAFIA HUKUM ADALAH PILAR KEMAJUAN DUNIA USAHA

13 Juni 2022 - 08:41 WIB

Trending di Hukum-Kriminal