Menu

Mode Gelap
DPRD Barsel Sepakat Kepengurusan Dana Hibah Dikelola pada Dinas Bappeda Ketua Komisi I DPRD Barsel Harapkan Dukcapil Lebih Efektif pada Pemilu Tahun 2023 Mendatang Ingkar Janji, Pemkab HSU Berbalik Arah Tolak Eksekusi Putusan MA Pasar Alabio Jual BBM ke Wadah Jerigen, SPBU PT. Talenta Barito Jaya Disegel Pertamina Orang Ganguan Mental Diamankan Pol PP dan Damkar Kapuas

Kalimantan Tengah · 14 Nov 2021 23:13 WIB ·

Gubernur: Mulai 2022 Bahan Mentah Bauksit Tidak Boleh Keluar dari Kalteng


 Gubernur: Mulai 2022 Bahan Mentah Bauksit Tidak Boleh Keluar dari Kalteng Perbesar

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran menegaskan hilirisasi industri di Kalimantan Tengah harus dilakukan mulai saat ini, sehingga bernilai lebih baik dan memberikan manfaat untuk masyarakat sekitarnya.

“Saya sudah menyurati kementerian terkait, bahwa bahan mentah bauksit per Januari 2022 tidak boleh keluar dari Kalimantan Tengah, bahan mentah harus bisa diolah, minimal barang setengah jadi,” tegas Sugianto melalui keterangan persnya yang diterima di Palangka Raya, Minggu.

Indonesia tercatat memiliki cadangan bauksit mencapai 2,96 miliar ton dan diperkirakan mencapai 92 tahun, sedangkan di Kalimantan Tengah bauksit merupakan salah satu diantara SDA yang melimpah.

“Melihat hal ini kita harus bijak, tidak bisa kita eksplorasi membabi buta tanpa memperhatikan dampak lingkungan dan nilai manfaat yang dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Langkah yang dilakukan Sugianto Sabran terkait penghentian sementara berupa SDA bahan mentah bauksit keluar dari Kalimantan Tengah sangatlah beralasan, sebab kurang berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat.

Hilirisasi menjadi sangat penting karena akan berdampak pada perekonomian secara luas, diantaranya penyerapan tenaga kerja serta peningkatan PAD yang dapat dirasakan melalui pembangunan berbagai sektor strategis.

Sugianto menjelaskan, sebagai seorang gubernur yang merupakan “Bapak” bagi masyarakatnya, tentu memiliki tanggung jawab yang teramat besar dan tanggung jawab untuk memastikan kesejahteraan dapat dirasakan segenap masyarakat Kalimantan Tengah.

Bahkan dalam beberapa kesempatan ia seringkali menyampaikan, SDA di Kalimantan Tengah sangat melimpah, sehingga sudah seharusnya dapat dirasakan seluruh masyarakat, baik di sektor pendidikan, kesehatan dan pembangunan infrastruktur.

Oleh karenanya, hilirisasi merupakan salah satu fokus Sugianto Sabran dalam mengoptimalkan pengelolaan SDA agar dapat ditingkatkan nilai gunanya sebelum dipasarkan keluar daerah, serta mampu menyerap tenaga kerja setempat.

“Hilirisasi yang dicita-citakan adalah untuk mensejahterakan masyarakat Kalimantan Tengah, bukan untuk menyejahterakan segelintir orang saja dan menyisakan dampak buruk khususnya bagi masyarakat setempat,” jelasnya.

Kendati demikian, ia memaparkan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menjamin iklim usaha khususnya keamanan berinvestasi. Pihaknya selalu terbuka kepada semua pihak yang ingin berinvestasi dan akan memberikan layanan yang cepat dan tepat.

“Namun kami juga tidak akan ragu-ragu untuk bertindak tegas terhadap praktik berusaha yang tidak sesuai dengan ketentuan,” ungkap Sugianto.

 

ANTARA

Artikel ini telah dibaca 262 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Isu ASN di Barsel Diduga Indisipliner dan Dilaporkan Wartawan ke Pj Bupati, Ketua IWO Kalteng: Tugas Wartawan Bukan Itu

21 Maret 2024 - 10:17 WIB

Kormi Barsel Pedana Gelar Lomba Festival olahraga Masyarakat 2023

6 November 2023 - 19:37 WIB

Penyerahan Trophy dan Tutup Acara Festival olahraga masyatakat 2023

6 November 2023 - 19:03 WIB

9 Bupati dan 1 Wali Kota di Kalteng Purna Tugas, Ini Nama 10 Pj Pengganti

24 September 2023 - 20:45 WIB

Ilustrasi.

Gubernur Kalteng Minta Beras Subsidi Jangan Ditimbun dan Main Harga

7 Februari 2023 - 05:56 WIB

Titi Wati, Perempuan Obesitas dengan Berat Badan Ratusan Kg Meninggal Dunia di Palangka Raya

30 Januari 2023 - 15:14 WIB

Trending di Kalimantan Tengah