Menu

Mode Gelap
DPRD Barsel Sepakat Kepengurusan Dana Hibah Dikelola pada Dinas Bappeda Ketua Komisi I DPRD Barsel Harapkan Dukcapil Lebih Efektif pada Pemilu Tahun 2023 Mendatang Ingkar Janji, Pemkab HSU Berbalik Arah Tolak Eksekusi Putusan MA Pasar Alabio Jual BBM ke Wadah Jerigen, SPBU PT. Talenta Barito Jaya Disegel Pertamina Orang Ganguan Mental Diamankan Pol PP dan Damkar Kapuas

Barito Selatan · 5 Jul 2022 19:39 WIB ·

DPRD Barsel Kaji Ulang Tanggapan Pj Bupati Terkait Catatan Fraksi


 DPRD Barsel Kaji Ulang Tanggapan Pj Bupati Terkait Catatan Fraksi Perbesar

BUNTOK – DPRD Barito Selatan (Barsel) bakal mengkaji ulang jawaban dan tanggapan penjabat bupati terkait dengan catatan yang disampaikan fraksi dalam pemandangan umum.

Ketua DPRD Barito Selatan, Farid Yusran mengatakan terkait dengan jawaban dan tanggapan penjabat bupati mengenai sejumlah catatan fraksi ini akan didalami dalam pembahasan selanjutnya.

“Karena, sebagian jawaban dan tanggapan ada yang sesuai dengan keinginan DPRD dan sebagiannya ada yang masih normatif,” katanya usai memimpin rapat paripurna dengan agenda jawaban dan tanggapan terhadap empat rancangan peraturan daerah, di Buntok, Senin (4/7/2022).

Ia mengatakan, seperti keluhan masyarakat terkait tenaga medis yang sering tidak berada di tempat, jawaban dan tanggapan penjabat bupati masih normatif.

Begitu juga dengan jawaban dan tanggapan terkait anggaran transfer dari pusat ke daerah sebesar Rp17 miliar pada 13 Desember 2021 lalu untuk pembayaran gaji pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K).

Sementara itu Penjabat Wakil Bupati Barito Selatan, Lisda Arriyana dalam jawabannya mengatakan, empat raperda tersebut yakni tentang pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2021.

Kemudian raperda tentang pengelolaan sampah, raperda tentang perpanjangan penggunaan tenaga kerja asing dan raperda tentang perubahan kedua atas peraturan Daerah (Perda) Nomor 7/2015 tentang tata cara pemilihan kepala desa.

Terkait pertanyaan fraksi mengenai tenaga kesehatan, dikatakannya, diseluruh UPT Puskesmas di Barito Selatan ini sudah tersedia tenaga dokter.

“Tidak ada puskesmas yang belum mempunyai tenaga dokter dan mereka berada/tinggal di wilayah puskesmasnya masing-masing,” ungkapnya.

Sedangkan dana untuk pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja guru sebanyak Rp17 miliar yang telah ditransfer oleh pusat ke Kas Daerah sesuai surat Kemenkeu Dirjen Perimbangan Keuangan Nomor 202/PK/2021 tanggal 13 Desember 2021, dana tersebut tersedia di silpa DAU tahun 2021.

“Anggaran dengan perihal perhitungan anggaran P3K guru dalam Alokasi DAU TA 2022, dana tersebut tersedia pada Silva DAU tahun 2021 yang disajikan secara global pada hasil audit oleh BPK RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah,” katanya.

Dikatakannya, alokasi belanja P3K sebesar Rp17 miliar tersebut akan dipindah ke rekening belanja pegawai pada perubahan APBD tahun 2022 yang digunakan sebagai belanja gaji dan tunjangan P3K pada Dinas Pendidikan Barito Selatan.

Rapat paripurna dengan agenda jawaban dan tanggapan terhadap pemandangan umum fraksi tersebut dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah Kepala Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) setempat. (Kastumetadi)

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Penetapan KUA PPAS Tahun 2023 Dalam Rapat Paripurna DPRD Barsel

8 Agustus 2022 - 21:20 WIB

EMPAT POIN UTAMA PRAPERADILAN MARDANI H. MAMING, DARI TIADANYA KEWENANGAN KPK HINGGA KRIMINALISASI TRANSAKSI BISNIS

19 Juli 2022 - 20:58 WIB

Mardani Maming Lawan Kriminalisasi Via Pra Peradilan, KPK Tidak Siap dan Mangkir Sidang

12 Juli 2022 - 14:11 WIB

DPRD Barsel Sepakat Kepengurusan Dana Hibah Dikelola pada Dinas Bappeda

7 Juli 2022 - 21:27 WIB

Ketua Komisi I DPRD Barsel Harapkan Dukcapil Lebih Efektif pada Pemilu Tahun 2023 Mendatang

7 Juli 2022 - 18:01 WIB

DPRD Barsel Minta Pemkab Perhatikan Penyaluran Dana CSR

6 Juli 2022 - 19:40 WIB

Trending di Barito Selatan