Menu

Mode Gelap
DPRD Barsel Sepakat Kepengurusan Dana Hibah Dikelola pada Dinas Bappeda Ketua Komisi I DPRD Barsel Harapkan Dukcapil Lebih Efektif pada Pemilu Tahun 2023 Mendatang Ingkar Janji, Pemkab HSU Berbalik Arah Tolak Eksekusi Putusan MA Pasar Alabio Jual BBM ke Wadah Jerigen, SPBU PT. Talenta Barito Jaya Disegel Pertamina Orang Ganguan Mental Diamankan Pol PP dan Damkar Kapuas

Hukum-Kriminal · 29 Okt 2021 18:26 WIB ·

Diimingi Wifi Gratis, Pria Ini Cabuli 10 Bocah di Murung Raya


 Diimingi Wifi Gratis, Pria Ini Cabuli 10 Bocah di Murung Raya Perbesar

PURUK CAHU – Berawal mengimingi korban wifi gratis, seorang pria berinisial M (30) berhasil diamankan polisi karena tega mencabuli 10 bocah laki-laki di Murung Raya, Kalteng.

Pria yang berstatus duda dan seorang guru honorer disalah satu Sekolah Menengah Atas di Kecamatan Laung Tuhup itu langsung ditangkap setelah dilaporkan oleh salah satu orang tua korban.

“Menurut hasil pemeriksaan, kejadian pencabulan terjadi pada bulan September 2021 lalu dan baru diketahui orang tua salah satu korban pada tanggal 18 Oktober lalu,” ujar Kapolsek Laung Tuhup, Ipda Doni Ardi Syahputra, Jumat (29/10).

Informasi pencabulan yang diterima oleh salah satu orang tua korban atau pelapor, menurut Kapolsek juga didapatkan dari warga Desa Batu Bua II, dan setelah itu orang tua korban langsung menanyakan kebenaran kepada anaknya perihal peristiwa pencabulan itu.

“Anak pelapor membenarkan dirinya menjadi korban pencabulan dan mengatakan ada korban lain yang turut juga dicabuli. Semua korban merupakan anak bawah umur,” ungkapnya.

Dikatakan Kapolsek, menurut pengakuan tersangka dirinya sudah melakukan perbuatan tidak senonoh itu kepada 10 orang bocah laki-laki, dan saat ini baru tujuh orang bersedia melaporkan diri sebagai korban.

“Modusnya pelaku mengimingi wifi gratis yang ada di rumah pelaku yang beralamat di Desa Batu Bua II. Setelah melakukan bujuk rayu akhirnya para korban dicabuli di rumah pelaku,” jelasnya.

Bentuk pencabulan sendiri menurut Kapolsek, korban dipaksa untuk melakukan oral seks oleh tersangka, dipaksa onani kemaluan korban oleh tersangka dan korban dipaksa untuk mengonani kemaluan tersangka.

“Pelaku mengaku perbuatan pencabulan dilakukannya untuk memenuhi hasrat seksnya karena terpengaruh dari media sosial yang banyak membagikan konten-konten yang bersifat pornografi. Sekarang pelaku kami titipkan di tahanan Polres Murung Raya,” demikian Kapolsek Laung Tuhup.(As)

Artikel ini telah dibaca 492 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Bandar Judi Online di Barito Timur Ditangkap, Tabungannya 238 Juta Rupiah

14 Oktober 2022 - 18:15 WIB

Konferensi pers terkait kasus judi online di Mapolres Barito Timur. (FOTO: Dokumen Ist)

Cabuli Bocah 12 Tahun, Pria di Seruyan Janji Menikahi Korban

14 Oktober 2022 - 17:59 WIB

Ilustrasi Pencabulan Anak

Belajar dari Internet, Pria di Lamandau Cetak dan Edarkan Uang Palsu

3 Oktober 2022 - 19:22 WIB

SG saat dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolres Lamandau.

Pasutri di Palangka Raya Dibunuh, Anaknya Diberi Pendampingan Psikologi

29 September 2022 - 20:27 WIB

evakuasi korban pembunuhan di palangka raya beberapa hari lalu.

Pria Asal Banjarmasin Ditemukan Tewas di Truk Fuso di Barito Selatan

29 September 2022 - 05:31 WIB

Mayat sopir truk fuso saat ditemukan tewas

Mardani Maming Lawan Kriminalisasi Via Pra Peradilan, KPK Tidak Siap dan Mangkir Sidang

12 Juli 2022 - 14:11 WIB

Trending di Hukum-Kriminal