Menu

Mode Gelap
DPRD Barsel Sepakat Kepengurusan Dana Hibah Dikelola pada Dinas Bappeda Ketua Komisi I DPRD Barsel Harapkan Dukcapil Lebih Efektif pada Pemilu Tahun 2023 Mendatang Ingkar Janji, Pemkab HSU Berbalik Arah Tolak Eksekusi Putusan MA Pasar Alabio Jual BBM ke Wadah Jerigen, SPBU PT. Talenta Barito Jaya Disegel Pertamina Orang Ganguan Mental Diamankan Pol PP dan Damkar Kapuas

Hukum-Kriminal · 2 Nov 2021 13:16 WIB ·

Dicabuli Oknum Guru Honorer, Bocah di Murung Raya Trauma


 Dicabuli Oknum Guru Honorer, Bocah di Murung Raya Trauma Perbesar

PURUK CAHU – Pemerintah Kabupaten Murung Raya Kalimantan Tengah melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3 DALDUKKB) mendampingi pemulihan psikologis 10 anak laki-laki di bawah umur korban asusila yang dilakukan seorang oknum guru di daerah itu.

“Pendampingan pasca kejadian ini penting dilakukan, terutama memberikan terapi, baik kepada anak, orang tua dan lingkungan sekitar agar kejadian serupa bisa dihindarkan dan dicegah,” kata Kepala Bidang Perlindungan Anak pada DP3 DALDUKKB Murung Raya, Firman Prihatin, di Puruk Cahu, Senin.

Ia mengatakan, terapi ini dilakukan tidak hanya kepada anak yang menjadi korban, tetapi lingkungan juga harus diberikan treatment.

“Ini salah satu inovasi kita. Bukan hanya menangani saat kejadian, namun pasca kejadian pun tetap kita kawal,” ucapnya.

Sementara Kapolres Murung Raya, AKBP I Gede Putu Widyana melalui Kapolsek Laung Tuhup, Ipda Doni Ardi Syaputra mengatakan satu dari 10 anak yang menjadi korban, mengalami gangguan psikologis.

“Satu dari 10 anak korban pencabulan yang dilakukan seorang oknum guru laki-laki itu mengalami gangguan psikologis atau trauma, sebab ketika melihat pelaku merasa ketakutan,” ucapnya.

Ia juga mengatakan, pihaknya juga telah sampaikan kepada setiap orangtua korban dapat mendampingi anak-anaknya selama masa pemulihan psikologis.

“Tujuannya agar setiap anak-anak yang menjadi korban ini tidak dibully atau dikucilkan oleh masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya,” tutur Kapolsek.

Ia berharap, dengan adanya bantuan dari dinas DP3DALDUKKB Murung Raya ini, psikologis para korban pencabulan bisa normal kembali.

“Karena, dinas terkait sudah memberikan himbauan kepada para orangtua masing-masing korban atas kasus yang telah terjadi ini dan juga melakukan pendampingan kepada anak selama proses pemeriksaan terkait kasus ini,” tutup Doni.

Saat ini penyidik masih menjalani kasus dugaan asusila yang dilakukan oknum guru honorer. Sementara itu oknum guru honorer pria tersebut telah ditahan di Markas Polres Murung Raya.

 

ANTARA

Artikel ini telah dibaca 400 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Bandar Judi Online di Barito Timur Ditangkap, Tabungannya 238 Juta Rupiah

14 Oktober 2022 - 18:15 WIB

Konferensi pers terkait kasus judi online di Mapolres Barito Timur. (FOTO: Dokumen Ist)

Cabuli Bocah 12 Tahun, Pria di Seruyan Janji Menikahi Korban

14 Oktober 2022 - 17:59 WIB

Ilustrasi Pencabulan Anak

Belajar dari Internet, Pria di Lamandau Cetak dan Edarkan Uang Palsu

3 Oktober 2022 - 19:22 WIB

SG saat dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolres Lamandau.

Pasutri di Palangka Raya Dibunuh, Anaknya Diberi Pendampingan Psikologi

29 September 2022 - 20:27 WIB

evakuasi korban pembunuhan di palangka raya beberapa hari lalu.

Pria Asal Banjarmasin Ditemukan Tewas di Truk Fuso di Barito Selatan

29 September 2022 - 05:31 WIB

Mayat sopir truk fuso saat ditemukan tewas

Mardani Maming Lawan Kriminalisasi Via Pra Peradilan, KPK Tidak Siap dan Mangkir Sidang

12 Juli 2022 - 14:11 WIB

Trending di Hukum-Kriminal