Menu

Mode Gelap
DPRD Barsel Sepakat Kepengurusan Dana Hibah Dikelola pada Dinas Bappeda Ketua Komisi I DPRD Barsel Harapkan Dukcapil Lebih Efektif pada Pemilu Tahun 2023 Mendatang Ingkar Janji, Pemkab HSU Berbalik Arah Tolak Eksekusi Putusan MA Pasar Alabio Jual BBM ke Wadah Jerigen, SPBU PT. Talenta Barito Jaya Disegel Pertamina Orang Ganguan Mental Diamankan Pol PP dan Damkar Kapuas

Murung Raya · 6 Nov 2021 10:03 WIB ·

Cerita Megie Keliling Indonesia Pakai Motor Jadul


 Bupati Murung Raya Perdie M. Yoseph foto bersama Megie Prawiro. Perbesar

Bupati Murung Raya Perdie M. Yoseph foto bersama Megie Prawiro.

PURUK CAHU  – Astrea Grand motor peninggalan orang tua yang menemani perjalanan Megie Prawiro keliling Indonesia, Megie Prawiro sudah mengunjungi 20 provinsi se Indonesia yang dimulai start dari tahun 2017, salah satu daerah yang dikunjungi Megie saat ini adalah Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah.

Untuk di wilayah Kalteng, Megie pria kelahiran Cikampek ini sudah delapan Kabupaten yang dikunjunginya salah satunya Kabupaten Murung Raya.

Bertempat di rumah jabatan Bupati Murung Raya, Megie yang diinisiasi Japstyle Bratstyle Indonesia (JBI) Murung Raya dalam kesempatannya bertemu langsung Bupati Murung Raya Perdie M. Yoseph, Kamis (4/11/2021).

Bupati Murung Raya Perdie M. Yoseph menyambut baik dan mengapresiasi kedatangan Megie ke Kabupaten Murung Raya, Bumi Tana Malai Tolung Lingu.

“Selamat datang di Kabupaten Murung Raya Ibukotanya di Puruk Cahu yang diberi julukan Kota Emas (Elok, Mandiri, Aman, Sejahtera),”ujarnya.

Perdie juga menyampaikan kepada Megie yakni berbagai objek wisata budaya dan wisata alam yang ada di Kabupaten Murung Raya.

Salah satu objek wisata di Murung Raya yaitu air terjun Bumbun, air terjun yang tinggi puluhan meter dengan bertingkat-tingkat dan debit air yang besar tersebut selama ini menjadi salah satu wisata air terjun terindah di Kabupaten Murung Raya.

“Ada pasir putih, Tugu Khatulistiwa yang berada di desa Tumbang Olong II Kecamatan Uut Murung serta masih banyak lagi objek-objek wisata lainnya,” katanya.

Sementara itu Megie menyampaikan, Selama melakukan perjalanan ini ke Murung Raya bukan lagi sekadar ingin mendapat pengetahuan, melainkan pemahaman, melihat dan mengalami sendiri betapa banyak suku, bahasa, dan etnis yang ada di Nusantara.

“Alhamdulillah kedatangan saya di Murung Raya juga disambut hangat pak Bupati, terima kasih atas dukungan dan support,” ujar Megie.

Megie mengatakan singkat cerita bahwa memutuskan niat dan atas restu keluarga melakukan perjalanan keliling Indonesia, menggunakan sepeda motor Astera legenda tahun 2000.

“Awal mula melakukan perjalanan saya dimulai di Sabang titik nol Indonesia, pada tahun 2017 silam dan sampai saat ini saya sudah mengunjungi 20 Provinsi. Di sejumlah Provinsi itu saya juga ke Kabupaten-kabupatennya sampai juga ke desa-desa untuk melihat budaya dan adat istiadat dan alam,” ungkap Bang Megie sapaan akrabnya. (Nof)

Artikel ini telah dibaca 175 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Danramil Hadir Kegiatan Mediasi pihak PT. IMK dan Ormas DPC TBBR

14 April 2022 - 11:17 WIB

Babinsa Koramil 1013-10/Tanah Siang Bantu Serahkan BLT-DD Pada Warga

8 April 2022 - 20:19 WIB

Kodim 1013/Mtw dan Nakkes TNI Gelar Serbuan Vaksinasi Covid-19

7 April 2022 - 17:45 WIB

Danramil 1013-13/Sungai Babuat Dampingi Pengobatan ODGJ

31 Maret 2022 - 21:59 WIB

Kodim 1013/Mtw Hadiri Rapat Pengawasan Imigrasi di Murung Raya

29 Maret 2022 - 22:19 WIB

Penjual dan Pembeli Sabu di Puruk Cahu Diringkus Polisi

9 Maret 2022 - 22:37 WIB

Trending di Hukum-Kriminal