Menu

Mode Gelap
DPRD Barsel Sepakat Kepengurusan Dana Hibah Dikelola pada Dinas Bappeda Ketua Komisi I DPRD Barsel Harapkan Dukcapil Lebih Efektif pada Pemilu Tahun 2023 Mendatang Ingkar Janji, Pemkab HSU Berbalik Arah Tolak Eksekusi Putusan MA Pasar Alabio Jual BBM ke Wadah Jerigen, SPBU PT. Talenta Barito Jaya Disegel Pertamina Orang Ganguan Mental Diamankan Pol PP dan Damkar Kapuas

Barito Timur · 22 Sep 2021 19:59 WIB ·

Bupati Barito Timur Resmikan Tempat Pengelolaan Sampah


 Bupati Barito Timur Resmikan Tempat Pengelolaan Sampah Perbesar

BARITO TIMUR – Bupati Kabupaten Barito Timur Provinsi Kalimantan Tengah, meresmikan Tempat Pengelolaan Sampah (TPS) 3R Munsit Kelurahan Tamiang Layang, Kecamatan Dusun Timur, Barito Timur.

Sebelum diresmikan TPS 3R diserahkan terlebih dahulu oleh Kepala Balai/ Satuan Kerja Prasarana dan Sarana Permukiman Provinsi Kalteng yang diwakili oleh PPK Sanitasi Trace Merry, kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Barito Timur, hadir pula kegiatan tersebut Kepala OPD terkait Kepala Rutan Tamiang Layang, Camat Dusun Timur, Lurah Tamiang Layang, Kades Sarapat, Ketua BPD, Ketua RT dan undangan lainnya, Rabu, (22/09).

Dalam sambutannya Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas SE, MM menyampaikan pelaksanaan kegiatan peresmian, penandatanganan prasasti dan sekaligus serah terima bangunan TPS3R bantuan dana APBN Tahun Anggaran 2021.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Barito Timur saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada pihak Balai yang telah memfasilitasi,” ujarnya.

Sehingga, kata Ampera, Kabupaten Barito Timur mendapat bantuan Program TPS3R senilai Rp. 600 Juta Rupiah.

“Berdasarkan Surat Minat Pemerintah Kabupaten Barito Timur yang ditujukan kepada Pemerintah Pusat melalui Balai Satuan Kerja Prasarana dan Sarana Permukiman Provinsi Kalimantan Tengah,” ungkapnya.

Dijelaskan Ampera, berdasarkan Permen PU No.3 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan dalam penanganan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga.

“Menekankan bahwa pengurangan sampah mulai dari sumber merupakan tanggungjawab dari semua pihak baik pemerintah maupun masyarakat”, harapnya.

Kondisi yang ada saat ini, pemilahan dan pengurangan sampah sejak dari dari sumbernya (rumah tangga) masih kurang memadai.

“Sehingga berbagai gerakan perlu ditingkatkan melalui peranan tokoh masyarakat, Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) maupun Pemerintah,” imbuhnya.

Penyelenggaraan Tempat Pengolahan Sampah Reduce – Reuse Recycle (TPS3R) merupakan pola pendekatan pengelolaan sampah pada skala komunal atau kawasan, dengan melibatkan peran aktif pemerintah dan masyarakat.

“TPS3R diarahkan kepada konsep Reduce (mengurangi), Reuse (menggunakan kembali) dan Recycle (daur ulang), sehingga diharapkan dapat mendukung ketercapaian target pengurangan sesuai Peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2017 Tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Rumah tangga tahun 2017-2025,” ujarnya.

TPS 3R adalah sistem pengelolaan sampah dengan inovasi teknologi mesin pencacah sampah dan pengayak kompos yang lebih efektif dan efisien.

“Saya berharap dengan kehadiran TPS 3R ini, tidak hanya menjadi solusi pengolahan sampah tetapi juga dapat menjadi sarana untuk edukasi masyarakat, pusat pendidikan dan pusat belajar bagi banyak orang serta dapat menginspirasi warga untuk memahami penanganan sampah secara berkelanjutan, sehingga warga dapat lebih menjaga lingkungan”, terangnya.

Sementara itu Ketua Kelompok Swadaya Masyarakat (KSW) Munsit Tamiang Layang, Gusti Wirdaningsih, dalam laporannya menyebutkan bahwa peresmian TPS 3R Munsit merupakan pertama di Barito Timur.

“Adapun tujuan dibangunnya TPS 3R Munsit Tamiang Layang adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan pengelolaan sampah serta Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bagi masyarakat Barito Timur, khususnya Tamiang Layang,” ujarnya.

“Dengan adanya TPS 3R pihaknya berharap bisa bersinergi dengan pemerintah daerah dalam hal pengelolaan dan pengolahan sampah, sehingga dapat memberikan manfaat lapangan pekerjaan, untuk kehidupan masyarakat yang lebih baik,” pungkasnya. (Ahmad Fahrizali).

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Polisi Musnahkan 489,57 gram Sabu dan Puluhan Butir Ineks

9 Maret 2022 - 08:43 WIB

Hasil study banding harusnya bisa diterapkan didaerah

10 Februari 2022 - 23:32 WIB

Setelah study banding ke Kalbar, ini rencana pemkab Bartim

10 Februari 2022 - 23:30 WIB

Wakil Bupati Bartim buka munrenbangcam Raren Batuah

10 Februari 2022 - 23:26 WIB

Demam Babi Afrika Mulai Muncul di Barito Timur

22 Januari 2022 - 17:43 WIB

Ilustrasi babi mati mendadadak akibat virus demam babi. (Foto: Antara)

Pedagang Pasar Toemenggung Djaya Karti Tamiang Layang Ditertibkan

11 Januari 2022 - 22:12 WIB

Trending di Barito Timur