Menu

Mode Gelap
DPRD Barsel Sepakat Kepengurusan Dana Hibah Dikelola pada Dinas Bappeda Ketua Komisi I DPRD Barsel Harapkan Dukcapil Lebih Efektif pada Pemilu Tahun 2023 Mendatang Ingkar Janji, Pemkab HSU Berbalik Arah Tolak Eksekusi Putusan MA Pasar Alabio Jual BBM ke Wadah Jerigen, SPBU PT. Talenta Barito Jaya Disegel Pertamina Orang Ganguan Mental Diamankan Pol PP dan Damkar Kapuas

Barito Selatan · 18 Nov 2021 08:02 WIB ·

Banjir di Palangka Raya dan Pulang Pisau Sebabkan BBM di Barsel Langka


 Kadis Perdagangan dan koperasi (Perdagkop) dan UMKM Barsel, Swita Minarsih. Perbesar

Kadis Perdagangan dan koperasi (Perdagkop) dan UMKM Barsel, Swita Minarsih.

BUNTOK – Banjir yang meluas beberapa pekan terakhir di sejumlah wilayah di Kalimantan Tengah (Kalteng) nyatanya berdampak pula pada tersendatnya pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Barito Selatan (Barsel), khususnya di kota Buntok.

Setidaknya hal tersebut dirasakan oleh sejumlah SPBU yang beroperasi di kota Buntok dan sekitarnya. Sebagaimana yang dikeluhkan Hairiyansyah, selaku pengawas SPBU-Buntok Kota, Jalan Pahlawan Bawah di kantornya, Rabu (17/11).

“Tersendatnya pasokan dari depo pengisian bahan bakar di Kabupaten Pulang pisau, karena banjir lebih dari satu meter di Jalur Palangka raya – Buntok, tepatnya di daerah Bukit Rawi yang tentunya memutus transportasi BBM ke Barsel, sehingga hal ini menimbulkan kelangkaan BBM,” bebernya kepada awak media.

Lebih jauh Hairiyansyah mengungkapkan, stock yang saat ini masih tersedia di SPBU-nya, adalah BBM jenis pertamax dengan jumlah sekitar 20 Kilo Liter, kemudian untuk jenis pertalite ada tersedia 10 Kilo Liter, sementara untuk jenis pertamax turbo disebutkan sudah habis.

Sementara itu, Kadis Perdagangan dan koperasi (Perdagkop) dan UMKM Barsel, Swita Minarsih mengatakan, Pemkab Barsel, sudah melakukan langkah-langkah kebijakan guna mengatasi kelangkaan BBM yang saat ini terjadi di wilayah setempat.

“Setelah melakukan Rapat Dengar Pendapat dengan DPRD kita sepakat mengambil langkah yang dianggap perlu untuk mengatasi terhentinya pasokan BBM dari Pulang Pisau, akibat banjir di Desa Penda Barania yang tidak dapat dilalui truk atau mobil tangki pengangkut BBM,” tukasnya.

Dikatakan Swita, selain terus melakukan pemantauan di lapangan pihaknya juga telah berkoordinasi dengan perwakilan Pertamina Wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) agar bisa mensupport pasokan minyak ke Barsel guna mengatasi kelangkaan BBM yang saat ini terjadi di sejumlah SPBU di kota Buntok.

Dari pantauan media di lapangan, khususnya di SPBU jalan Pahlawan, Buntok, Rabu (17/11). Nampak warga masyarakat berdatangan membludak, baik pengguna roda 2 maupun roda 4, menimbulkan antrean panjang mulai dari area SPBU hingga ke jalan protokol. (GS)

Artikel ini telah dibaca 335 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Penetapan KUA PPAS Tahun 2023 Dalam Rapat Paripurna DPRD Barsel

8 Agustus 2022 - 21:20 WIB

DPRD Barsel Sepakat Kepengurusan Dana Hibah Dikelola pada Dinas Bappeda

7 Juli 2022 - 21:27 WIB

Ketua Komisi I DPRD Barsel Harapkan Dukcapil Lebih Efektif pada Pemilu Tahun 2023 Mendatang

7 Juli 2022 - 18:01 WIB

DPRD Barsel Minta Pemkab Perhatikan Penyaluran Dana CSR

6 Juli 2022 - 19:40 WIB

DPRD Barsel Kaji Ulang Tanggapan Pj Bupati Terkait Catatan Fraksi

5 Juli 2022 - 19:39 WIB

DPRD Barsel Setujui 4 Buah Raperda untuk di Bahas

28 Juni 2022 - 19:26 WIB

Trending di Barito Selatan