Menu

Mode Gelap
DPRD Barsel Sepakat Kepengurusan Dana Hibah Dikelola pada Dinas Bappeda Ketua Komisi I DPRD Barsel Harapkan Dukcapil Lebih Efektif pada Pemilu Tahun 2023 Mendatang Ingkar Janji, Pemkab HSU Berbalik Arah Tolak Eksekusi Putusan MA Pasar Alabio Jual BBM ke Wadah Jerigen, SPBU PT. Talenta Barito Jaya Disegel Pertamina Orang Ganguan Mental Diamankan Pol PP dan Damkar Kapuas

Kalimantan Tengah · 10 Sep 2021 18:04 WIB ·

Atlet Asal Kalimantan Tengah Dikarantina Sebelum ke Pekan Olahraga Nasional di Papua


 Sejumlah atlet PON dari Kalteng saat melakukan latihan sebelum ke PON Papua. (FOTO: Antaranews) Perbesar

Sejumlah atlet PON dari Kalteng saat melakukan latihan sebelum ke PON Papua. (FOTO: Antaranews)

PALANGKA RAYA-Seluruh atlet Provinsi Kalimantan Tengah yang hendak diberangkatkan ke Pekan Olahraga Nasional di Papua mulai menjalani karantina guna memastikan kondisi mereka sehat dan tidak terpapar COVID-19.

Wakil Ketua Satuan Tugas (Satgas) Pelatihan Provinsi (Pelatprov) sekaligus pengurus KONI Kalteng Marcos S Tuwan mengatakan program 14 hari masa karantina pelatprov itu sudah dilaksanakan oleh masing-masing cabang olahraga.

“Salah satunya, cabor bisbol. Diharapkan, cabor lain segera melakukan karantina pelatprov sesuai jadwal yang sudah ditentukan. Ini juga salah satu cara untuk menjaga kesehatan para atlet yang nantinya akan berlaga di PON,” kata Marcos di Palangka Raya, Kamis.

Dia menuturkan atlet bisbol yang kini sudah melakukan karantina pelatda juga disarankan untuk mengurangi aktivitas di luar lingkungan. Menjelang pemberangkatan, mereka hanya diperbolehkan latihan secara mandiri guna menjaga kondisi fisik mereka agar tetap stabil dan jangan sampai menurun.

“Ini juga mengantisipasi dari potensi sebaran COVID-19, sehingga saat berangkat ke PON, semua cabor dan atlet aman dan nyaman,” ujar Marcos.

Saat ini, tim satgas melakukan monitoring dan evaluasi ke berbagai cabor untuk mengecek sekaligus mengawasi jalannya latihan pelatprov masing-masing cabor di berbagai lokasi.

“Tim satgas juga masih melakukan monitoring dan evaluasi di cabor-cabor pelatprov di sejumlah lokasi,” tutur Marcos.

Tim satgas juga melakukan monitoring terhadap cabor tinju yang dilakukan oleh tim satgas lainnya, yang terdiri dari tiga orang, yakni Hasanudin, Melva dan Rassad Samuel, untuk memastikan kesiapan tim cabor tinju jelang keberangkatan ke Papua.

Selain itu, tim satgas ikut memantau kondisi atlet saat memulai karantina pelatprov secara mandiri, sehingga nantinya keluhan yang disampaikan dapat ditangani sesuai keinginan atlet.

“Semoga hal-hal yang kita khawatirkan menjelang PON tidak menimpa atlet-atlet kita, sehingga mereka fokus bertanding dan dapat mengharumkan nama daerah di kancah nasional tersebut,” pungkas Marcos.

Sumber: Antaranews.

 

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Spesialis Maling Kotak Amal di Seruyan Diringkus Polisi

4 Oktober 2022 - 18:39 WIB

Maling kotak amal bersama barang bukti saat di Mapolres Seruyan.

Belajar dari Internet, Pria di Lamandau Cetak dan Edarkan Uang Palsu

3 Oktober 2022 - 19:22 WIB

SG saat dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolres Lamandau.

Oknum Dosen di Palangka Raya Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Kasus Pelecehan Seksual

29 September 2022 - 18:35 WIB

Ilustrasi kekerasan seksual. (BBC/DAVIES SURYA)

Penetapan KUA PPAS Tahun 2023 Dalam Rapat Paripurna DPRD Barsel

8 Agustus 2022 - 21:20 WIB

EMPAT POIN UTAMA PRAPERADILAN MARDANI H. MAMING, DARI TIADANYA KEWENANGAN KPK HINGGA KRIMINALISASI TRANSAKSI BISNIS

19 Juli 2022 - 20:58 WIB

DPRD Barsel Sepakat Kepengurusan Dana Hibah Dikelola pada Dinas Bappeda

7 Juli 2022 - 21:27 WIB

Trending di Barito Selatan