Menu

Mode Gelap
DPRD Barsel Sepakat Kepengurusan Dana Hibah Dikelola pada Dinas Bappeda Ketua Komisi I DPRD Barsel Harapkan Dukcapil Lebih Efektif pada Pemilu Tahun 2023 Mendatang Ingkar Janji, Pemkab HSU Berbalik Arah Tolak Eksekusi Putusan MA Pasar Alabio Jual BBM ke Wadah Jerigen, SPBU PT. Talenta Barito Jaya Disegel Pertamina Orang Ganguan Mental Diamankan Pol PP dan Damkar Kapuas

Kotawaringin Timur · 13 Nov 2021 14:01 WIB ·

Air Sungai Meluap, 6 Kecamatan di Kotawaringin Timur Terendam Banjir


 Air Sungai Meluap, 6 Kecamatan di Kotawaringin Timur Terendam Banjir Perbesar

SAMPIT – Tingginya curah hujan sepekan terakhir membuat belasan desa di enam kecamatan di Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah kini terendam banjir, bahkan air sudah masuk ke dalam rumah warga.

“Yang terdata saat ini ada enam kecamatan. Kami terus memantau dan beberapa personel BPBD juga sudah diturunkan ke lokasi banjir. Kami menghimbau masyarakat tetap waspada karena hujan masih sering terjadi,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Timur, Rihel di Sampit, Sabtu.

Laporan yang diterima BPBD Kotawaringin Timur pada Sabtu pagi, enam kecamatan yang dilanda banjir tersebut yaitu Tualan Hulu, Cempaga, Cempaga Hulu, Parenggean, Mentawa Baru Ketapang dan Baamang.

Ketinggian air bervariasi mulai 60 centimeter hingga hampir dua meter. Kondisi yang terjadi tiga hari terakhir ini membuat aktivitas masyarakat menjadi terganggu.

Seperti di Kecamatan Cempaga Hulu banjir melanda Desa Tumbang Koling dan Dusun Tumbang Sanak, Parit, Sudan, Pantai Harapan, Pundu, Bukit Batu Bawah, Sei Ubar Mandiri dan Selucing.

Banjir cukup parah bahkan sudah merendam puluhan rumah warga. Seperti di Desa Rubung Buyung Kecamatan Cempaga Hulu, banjir telah merendam 32 rumah yang dihuni 518 jiwa.

BPBD telah mengirim tim untuk memantau kondisi banjir di sejumlah lokasi. Petugas juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan karena hujan masih sering terjadi di beberapa kawasan sehingga berpotensi memicu banjir lebih meluas dan parah.

“Kami juga berkoordinasi dengan camat terkait data rinci kondisi banjir dan warga di lokasi banjir. Kami minta desa dan kecamatan yang belum mengirim data rinci, segera mengirim data itu karena penting bagi kita dalam pengambilan kebijakan dan tindakan di lapangan,” kata Rihel.

Sementara itu pusat Kota Sampit juga tidak luput dari banjir akibat hujan deras yang terjadi tiga hari terakhir. Banjir melanda sejumlah perumahan di kota yang meliputi Kecamatan Mentawa Baru Ketapang dan Baamang tersebut.

Terkait penanganan banjir yang masih sering melanda Sampit, Bupati Halikinnor mengatakan pemerintah daerah sudah merancang penanganan banjir tersebut. Pemerintah daerah akan menganggarkan dana untuk membuat siring Sungai Mentawa.

“Tahun 2022 dianggarkan untuk pembuatan Siring Sungai Mentawa. Nanti juga akan dilakukan normalisasi terhadap sungai-sungai lainnya untuk menekan potensi banjir,” ujar Halikinnor.

Pemerintah daerah juga berharap dukungan anggaran dari pemerintah pusat untuk normalisasi sungai dan peningkatan drainase kota. Diakui terbatasnya dana saat ini membuat upaya yang dilakukan juga harus secara bertahap sesuai kemampuan anggaran.

 

ANTARA

Artikel ini telah dibaca 91 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Penemuan Bayi Dalam Kardus Gegerkan Warga Sampit

12 Februari 2022 - 23:49 WIB

Gubernur Kalteng Minta Masyarakat Kotim Jangan Takut Divaksin

24 Januari 2022 - 23:36 WIB

Gubernur Kalteng Sugianto Sabran saat berada di Pundu, Kotawaringin Timur. (Foto: MMC Kalteng).

Pria di Sampit Tewas Ditabrak Motor yang Dikendarai Anak Usia 16 Tahun

20 Januari 2022 - 10:42 WIB

Ilustrasi Kecelakaan.

Jual Narkoba, Oknum Guru di Kotim Ditangkap Polisi

18 Januari 2022 - 23:19 WIB

Pelaku DS usai diamankan polisi karena menjual narkoba jenis sabu. (FOTO: Dokumen Polisi).

Jual Motor Curian Lalu Ditawar Polisi, 2 Pria di Sampit Langsung Ditangkap

13 Januari 2022 - 07:33 WIB

Suami Istri di Sampit Ditangkap Polisi Karena Jual Narkoba

12 Januari 2022 - 21:26 WIB

Suami istri di Sampit yang jual narkotika usai ditangkap.
Trending di Kotawaringin Timur