Menu

Mode Gelap
DPRD Barsel Sepakat Kepengurusan Dana Hibah Dikelola pada Dinas Bappeda Ketua Komisi I DPRD Barsel Harapkan Dukcapil Lebih Efektif pada Pemilu Tahun 2023 Mendatang Ingkar Janji, Pemkab HSU Berbalik Arah Tolak Eksekusi Putusan MA Pasar Alabio Jual BBM ke Wadah Jerigen, SPBU PT. Talenta Barito Jaya Disegel Pertamina Orang Ganguan Mental Diamankan Pol PP dan Damkar Kapuas

Pulang Pisau · 11 Nov 2021 21:31 WIB ·

2.100 Hektar Tambak Nelayan di Pulang Pisau Tersapu Banjir


 2.100 Hektar Tambak Nelayan di Pulang Pisau Tersapu Banjir Perbesar

PULANG PISAU – Perwakilan Nelayan Tambak Kecamatan Kahayan Kuala, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Haidir mengungkapkan bahwa hampir 90 persen dari 2.100 hektar areal tambak nelayan di pesisir tersapu banjir pasang air laut.

“Rabu (10/11) malam, ketinggian air di areal tambak milik nelayan mencapai ketinggian 1 meter diatas tanggul dan merupakan banjir pasang air laut yang terparah,” kata Haidir di Pulang Pisau, Kamis.

Dikatakan, naiknya air laut pasang ini sudah terjadi sejak Selasa malam dan diprediksi masih bisa terjadi kembali. Banyak nelayan tambak hanya bisa pasrah dengan kondisi alam ini, karena air pasang membuat para nelayan tambak kehilangan seluruh hasil ikan yang selama ini menjadi sumber pendapatan bagi ekonomi keluarga.

Haidir menyebut, areal tambak seluas 2.100 hektar dimiliki oleh sebanyak lebih 400 nelayan daerah setempat. Akibat banjir air laut pasang ini banyak ikan-ikan yang keluar dari dalam tambak, hanya sedikit yang tersisa.

“Khususnya jenis ikan Bandeng yang ditabur nelayan, sudah bisa dipastikan tersapu oleh banjir pasang air laut yang cukup besar,” terang dia.

Haidir menjelaskan para nelayan tambak sudah pasti merugi akibat bencana yang terjadi di penghujung tahun ini. Apabila di kalkulasi kerugian keseluruhan yang diderita para nelayan tambak mencapai miliaran rupiah. Selain itu juga, banyak tanggul-tanggul yang jebol tergerus banjir pasang air laut.

Kepada pemerintah setempat, terang Haidir, para nelayan tambak berharap agar nanti pasca banjir air pasang ini bisa memfasilitasi merehabilitasi dengan meninggikan tanggul-tanggul yang rusak.

“Mudah-mudahan pasca bencana nantinya ada perhatian dari pemerintah setempat kepada nelayan tambak untuk meringankan dan memotivasi kembali para nelayan yang hampir semuanya mengalami kerugian,” kata Haidir.

Camat Kahayan Kuala Daulay membenarkan bahwa banjir pasang air laut tahun ini lebih besar dari tahun sebelumnya yang membuat banyak areal tambak yang tersapu banjir.

“Ini kemungkinan terjadi karena debit air yang datang dari hulu yang cukup besar bersamaan dengan pasangnya air laut sehingga luapan air menjadi besar juga,” terang Daulay.

Akibat luapan ini, papar Daulay, tercatat lebih dari 1.500 rumah penduduk terendam air pasang. Namun, dari kejadian ini belum ada laporan korban jiwa. Dirinya juga mengingatkan kepada masyarakat di kecamatan setempat untuk selalu tetap waspada, karena air pasang ini terjadi antara bulan November dan Desember. Air pasang terjadi dalam dua hari terakhir ini, mulai Pukul 21.00-24.00.

“Kita juga terus memantau bersama BPBD dan Dinas Sosial kabupaten setempat, dan kondisinya saat ini sudah surut dan tidak ada kerusakan terhadap infrastruktur publik,” demikian Daulay.

 

ANTARA

Artikel ini telah dibaca 44 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Dermaga Feri di Pulang Pisau, Roboh

24 Januari 2022 - 08:50 WIB

Bangunan dermaga feri tampak rata dengan usai Sungai Kahayan usai roboh. (FOTO: Dokumen Ist).

Pemotor di Pulang Pisau Tewas Ditabrak Minibus

20 Januari 2022 - 11:48 WIB

Ilustrasi Kecelakaan.

Lompat ke Sungai Lalu Hilang, ODGJ di Pulang Pisau Ditemukan Tewas

18 Januari 2022 - 23:12 WIB

Korban bernama Ahmad saat ditemukan oleh petugas. (FOTO: Dokumen Ist).

ODGJ di Pulang Pisau Bakar 3 Rumah Warga

17 Januari 2022 - 22:21 WIB

Puing-puing bekas 3 rumah warga yang dibakar oleh ODGJ. (FOTO: Ist).

Diterkam Buaya, Pria 17 Tahun Asal Barito Kuala Tewas Tanpa Lengan Kiri

16 Januari 2022 - 14:16 WIB

Jenazah korban saat dievakuasi oleh polisi usai ditemukan. (FOTO: Dokumen Polisi).

Polres Pulang Pisau Dapat Penghargaan Sebagai Wilayah Bebas dari Korupsi

3 Januari 2022 - 21:51 WIB

Trending di Kabar Daerah